Kepemimpinan Ahmad Ali di PSI dan Ambisi untuk Mengalahkan NasDem
Ahmad Ali, yang kini menjabat sebagai Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), menunjukkan tekad kuat untuk mengalahkan partai sebelumnya yang ia ikuti, yaitu Partai Nasional Demokrat (NasDem). Dalam pernyataannya usai memberikan arahan dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI seluruh Jawa Barat, di Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (14/11/2025), Ali menyatakan bahwa PSI akan berjuang keras dalam Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2029.
“Siap bertanding dan saya harus memenangkan. PSI harus menang dari NasDem se-Indonesia,” ujar Ali dengan penuh keyakinan. Ia menegaskan bahwa ambisi ini bukan hanya sekadar harapan, tetapi juga komitmen yang akan diwujudkan melalui kerja keras dan strategi yang tepat.
Selain itu, Ahmad Ali juga menyampaikan bahwa jika PSI kalah dari NasDem, maka dirinya akan menjadi orang yang paling merugi. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kemenangan bagi dirinya dan partainya. Ia bahkan bercanda bahwa kekalahan dari NasDem akan membuatnya merasa sangat kecewa.
“Saya pasti orang yang paling merugi. Kalau kemudian ketika saya kalah dari NasDem,” katanya dengan nada serius namun sedikit lucu.
Latar Belakang dan Perjalanan Karier Ahmad Ali
Ahmad Ali dilantik sebagai Ketua Harian DPP PSI pada Jumat, 29 September 2025, oleh Ketua Umum (Ketum) PSI Kaesang Pangarep. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai NasDem. Kehadirannya di PSI menandai perubahan besar dalam karier politiknya.
Lahir dan dibesarkan di Wosu, Morowali, Sulawesi Tengah, Ahmad Ali memiliki latar belakang pendidikan yang cukup mumpuni. Setelah menamatkan jenjang pendidikan SMA di Morowali, ia melanjutkan studi ke Universitas Tadaluko pada tahun 1993. Di bangku kuliah, ia aktif dalam organisasi seperti Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Palu di tahun 1998 dan pengurus Pemuda Pancasila Cabang Sulawesi Tengah tahun 1999.
Sebagai seorang pengusaha, Ahmad Ali memimpin beberapa perusahaan antara lain PT Graha Mining Utama, PT Graha Agro Utama, PT Graha Istika Utama, dan PT Tadulako Dirgantara Travel. Selain itu, ia juga aktif sebagai pengurus Kadin Provinsi Sulawesi Tengah.
Perkembangan Karier Politik
Ahmad Ali mulai berkiprah di dunia politik setelah menjadi anggota Dewan Pemerintahan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali dari Partai Patriot untuk periode 2009–2014. Pada tahun 2013, ia bergabung dengan Partai NasDem. Satu tahun kemudian, ia dicalonkan oleh Partai NasDem dengan nomor urut 1 untuk mewakili Dapil Sulawesi Tengah.
Berdasarkan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ahmad Ali ditetapkan menjadi anggota DPR RI periode 2019–2024 setelah mengantongi 152.270 suara sah di dapil tersebut. Selama masa jabatannya, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai NasDem Provinsi Sulawesi Tengah untuk masa jabatan 2013–2018.
