Mikel Arteta, pelatih Arsenal, merayakan enam tahun kebersamaan dengan klub tersebut saat menghadapi Everton di Stadion Hill Dickinson, Liverpool, pada hari Minggu (21/12/2025) dini hari WIB. Ia resmi ditunjuk sebagai pelatih utama Arsenal pada 20 Desember 2019.
Sejak memimpin tim, Arteta telah berhasil membawa Arsenal meraih tiga trofi penting, yaitu Piala FA pada musim 2019/2020 dan dua Piala Community Shield FA pada 2020 serta 2023. Meskipun belum meraih gelar Liga Primer Inggris, ia berhasil membawa The Gunners menjadi runner-up selama tiga musim berturut-turut. Selain itu, Arsenal juga mencapai semifinal Liga Champions UEFA pada musim 2024/2025, yang merupakan pencapaian pertama sejak 2008/2009.
Arteta mengungkapkan bahwa ia sangat menikmati setiap momen bersama Arsenal selama enam tahun terakhir. “Waktu berlalu begitu cepat. Banyak hal yang terjadi di sini, dan semuanya merupakan perjalanan yang luar biasa,” ujarnya dalam pernyataannya yang dikutip dari situs resmi klub.
Menurutnya, keberhasilan yang diraih tidak hanya berkat usahanya sendiri, tetapi juga dukungan dari banyak pihak di sekitarnya. “Satu orang tidak bisa mengubah apa pun, terutama untuk klub sebesar ini. Anda butuh banyak orang yang memiliki visi, etos kerja, dan semangat yang sama. Saya sangat beruntung karena memiliki sebagian dari mereka,” kata pelatih berusia 43 tahun ini.
Selain manajemen klub yang mendukung, Arteta juga merasa beruntung memiliki pemain-pemain yang selalu percaya dan menjalankan instruksinya. “Yang paling penting adalah para pemain. Mereka harus percaya dan melakukan apa yang saya katakan. Saya merasa sangat beruntung karena mereka memberi saya 100 persen setiap hari,” tambahnya.
Meski belum meraih trofi besar seperti Liga Inggris atau Liga Champions, Arteta tetap optimistis bahwa Arsenal sedang berada di jalur yang benar untuk meraih gelar. Namun, ia lebih fokus pada setiap pertandingan yang dijalaninya. “Saya melakukan hal yang sama sejak hari pertama: melakukan yang terbaik. Pastikan orang-orang di sekitar saya mendukung apa yang saya lakukan. Pada akhirnya, pekerjaan saya hanyalah memenangkan pertandingan sepak bola,” ujar Arteta.
Perjalanan Mikel Arteta di Arsenal
-
Kepemimpinan yang Konsisten
Arteta telah memimpin Arsenal selama enam tahun dengan konsistensi yang tinggi. Meski belum meraih gelar juara Liga Primer Inggris, ia berhasil membawa klub ke level yang lebih kompetitif. -
Pencapaian yang Menonjol
Dalam masa kepemimpinannya, Arteta berhasil meraih tiga trofi, termasuk Piala FA dan dua Piala Community Shield. Selain itu, timnya juga mencapai semifinal Liga Champions UEFA. -
Dukungan dari Manajemen dan Pemain
Keberhasilan Arteta tidak lepas dari dukungan yang kuat dari manajemen klub dan para pemain. Ia menyebut bahwa kolaborasi antara semua pihak menjadi kunci kesuksesan. -
Fokus pada Pertandingan
Meski belum meraih gelar besar, Arteta tetap fokus pada setiap pertandingan. Baginya, tujuan utama seorang pelatih adalah memenangkan pertandingan sepak bola.
Visi dan Etos Kerja yang Sama
-
Visi Bersama dengan Manajemen
Arteta merasa beruntung karena memiliki manajemen yang memiliki visi yang sama dengannya. Ini menjadi dasar untuk membangun klub secara jangka panjang. -
Etos Kerja yang Kuat
Ia menekankan pentingnya etos kerja yang sama antara pelatih, pemain, dan staf. Hal ini menjadi kunci untuk mencapai tujuan bersama. -
Semangat yang Sama
Semangat yang sama antara semua pihak di Arsenal membuat tim tetap bersemangat dan siap menghadapi tantangan.
Masa Depan Arsenal di Bawah Arsitektur Arteta
-
Tantangan yang Menghadang
Meski sudah mencapai beberapa pencapaian, Arsenal masih menghadapi tantangan besar untuk meraih gelar juara Liga Primer dan Liga Champions. -
Pembangunan Skuad yang Berkelanjutan
Arteta terus berupaya membangun skuad yang kuat dan kompetitif. Ia percaya bahwa dengan pembangunan yang konsisten, Arsenal akan mampu meraih gelar dalam waktu dekat. -
Kepercayaan dari Pemain dan Fans
Kepercayaan dari pemain dan fans menjadi faktor penting dalam perjalanan Arteta di Arsenal. Ia mengakui bahwa dukungan ini sangat berarti baginya.
