Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera
Banyak pihak terus berupaya memberikan bantuan kepada para korban banjir bandang dan longsor yang terjadi di wilayah Sumatera. Salah satu bentuk dukungan tersebut datang dari JHL Group, bersama dengan 234 SC, serta Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation). Mereka menyalurkan bantuan senilai Rp 1,2 miliar untuk membantu para korban.
Bantuan ini akan dikirim ke tiga provinsi yaitu Sumatera Barat (Sumbar), Sumatera Utara (Sumut), dan Aceh. Bentuk bantuan yang diberikan berupa barang kebutuhan pokok dan sembako. Sekretaris Jenderal DPP 234 SC, Faris Royan Chalifah, menjelaskan bahwa bantuan telah disesuaikan dengan kebutuhan para korban. Mulai dari makanan hingga obat-obatan.
“Bantuan yang dikirim mencakup beras, Indomie, gula, minyak, mie instan, dan makanan siap saji. Selain itu, kami juga menyediakan obat-obatan seperti gula untuk obat gatal, obat maag, penurun panas, Tempra anak, dan sebagainya,” ujar Royan di JHL Soliter Gading Serpong, Tangerang, Banten, pada Sabtu (6/12).
Selain sembako dan obat, mereka juga memasukkan bantuan berupa tas agar para pelajar yang menjadi korban bisa kembali melanjutkan pendidikannya. “Kami juga menyediakan tas sekolah karena sesuai arahan Presiden Prabowo bahwa Indonesia harus menjadi Indonesia emas 2045 dengan pendidikan sebagai prioritas,” tambahnya.
Royan mengutip pesan yang sering diucapkan oleh pemilik JHL Group, Jerry Hermawan Lo. Pesan tersebut adalah bahwa manusia sebaik-baiknya harus bermanfaat bagi banyak orang. “Jika tidak bisa bermanfaat bagi banyak orang, minimal kita bermanfaat bagi seribu orang. Jika tidak bisa seribu orang, seratus orang. Jika tidak bisa seratus orang, jangan menyusahkan orang,” ucap Royan meniru ucapan Jerry.
Bantuan untuk korban bencana alam di Sumatera direncanakan akan segera didistribusikan dalam waktu 1-2 hari ke depan. Sebagian tim sudah bergerak menuju titik-titik lokasi. Penyaluran bantuan ini bekerja sama dengan aparat TNI-Polri dan pejabat pemerintah daerah setempat.
Ketua Yayasan JHL Merah Putih Kasih, Marisi Panggabean atau akrab disapa Opung Marisi, menegaskan pentingnya pemerataan bantuan. Ia memastikan bahwa tidak ada daerah yang terlewatkan. “Misi kemanusiaan ini akan mulai bergerak ke penyintas bencana Sumatera pada Senin (8/12) besok,” ujarnya.
Opung Marisi menambahkan, “Begitulah misi kemanusiaan ini kita berbagi, bagaimana supaya bisa membantu seseorang kita yang ada di Sumatera, yang sedang mengalami musibah.”
Ketua Bidang Hukum DPP 234 SC, Henry Kurnia Adhi, memberikan apresiasi tinggi atas langkah cepat JHL Group dan JHL Merah Putih Kasih. Menurutnya, musibah banjir bandang dan longsor di Sumatera adalah duka bersama seluruh rakyat Indonesia. Ia menekankan bahwa berbagi adalah bentuk nyata kepedulian.
“Ini adalah suatu bentuk nyata, konkret bahwa musibah ini tidak dialami saja untuk teman-teman kita yang dari Sumatra. Ini menjadi musibah kita bersama, ini menjadi duka kita bersama,” imbuhnya.
