Publica Portal Berita Online
BMI Sebut Reshuffle Kabinet “Racun” Bagi Keuangan Negara BMI Sebut Reshuffle Kabinet “Racun” Bagi Keuangan Negara
publica.id, Banjarmasin – Dewan Pengurus Daerah Bintang Muda Indonesia (DPD-BMI) Kalimantan Selatan, Deo Teguh Nugroho menilai, perubahan kabinet Indonesia Maju Jilid 2 tidak memberikan... BMI Sebut Reshuffle Kabinet “Racun” Bagi Keuangan Negara

publica.id, Banjarmasin – Dewan Pengurus Daerah Bintang Muda Indonesia (DPD-BMI) Kalimantan Selatan, Deo Teguh Nugroho menilai, perubahan kabinet Indonesia Maju Jilid 2 tidak memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Setidaknya, Jokowi melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Indonesia Maju pada Rabu (28/4/2021). Ini merupakan reshuffle jilid 2 di pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Kita menilai reshuffle jilid 2 ini tidak memberikan dampak positif bahkan bisa menjadi ” racun” bagi negera,” ucap Deo.

Deo dengan tegas menyebut bahwa reshuffle menambah sakitnya negara. Sebab, susunan kabinet yang baru masih diisi muka lama, yang notabanenya  kebijakan yang diambil  tidak memperbaik kondisi negara, terutama ditengah wabah pandemi Covid-19 dan sektor lainnya.

Salah satu contoh,  Sri Mulyani yang sudah gagal jadi “dokter” keuangan negara  sebab kebijakan yang diambil tidak berdampak perbaikan ekonomi sehingga menyebabkan hutang negara meroket. Nyatanya, tetap dipercaya sebagai Menteri Keuangan.

“Ibarat orang sakit yang datang dokter abal-abal semua dan obat yang diberikan juga abal-abal. Bisa dipastikan kabinet ini akan memperparah situasi dimana negara tiap hari hadir melakukan praktik konyol dalam tata kelola negara,” tutur Deo.

Editor : husein

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *