Peringatan Dini Cuaca Ekstrem di NTB
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) stasiun meteorologi Zainul Abdul Majid mengeluarkan peringatan dini cuaca hujan sedang hingga lebat selama tiga hari ke depan di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), mulai tanggal 19 hingga 21 November. Peringatan ini dikeluarkan karena adanya potensi curah hujan tinggi yang dapat memicu berbagai risiko bencana alam.
Wilayah Terdampak Hujan Sedang Hingga Lebat
Beberapa wilayah di NTB akan mengalami hujan ringan hingga lebat pada periode tersebut. Berikut adalah daftar kabupaten dan kecamatan yang terdampak:
- Kabupaten Lombok Barat: Narmada, Gunungsari, Gerung, Lembar, Kuripan
- Kabupaten Lombok Tengah: Batukliang, Janapria, Kopang, Praya Tengah, Batukliang Utara
- Kabupaten Lombok Timur: Pringgabaya, Aikmel, Sambelia, Pringgasela, Wanasaba, Sembalun, Suwela
- Kabupaten Sumbawa: Alas, Utan, Batu Lanteh, Sumbawa, Moyo Hilir, Moyo Hulu, Alas Barat, Labuhan Badas, Buer, Rhee, Unter Iwes, Moyo Utara, Maronge, Lopok, Lenangguar, Orong Telu, Lantung, Plampang, Labangka
- Kabupaten Sumbawa Barat: Taliwang, Seteluk, Brang Rea, Poto Tano
- Kabupaten Lombok Utara: Tanjung, Gangga, Kayangan, Bayan
- Kabupaten Bima: Tambora, Sanggar, Madapangga, Bolo, Soromandi Wera, Ambalawi, Belo, Palibelo, Lambitu, Wawo, Sape
- Kabupaten Dompu: Woja, Kilo, Dompu, Pajo, Huu, Pekat
- Kota Bima: Asakota, Rasana’e Barat, Mpunda, Raba, Rasanae Timur
Potensi Bencana yang Harus Diwaspadai
Dengan adanya potensi hujan ringan hingga lebat dan angin kencang, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati. Beberapa dampak bencana yang mungkin terjadi antara lain:
- Banjir
- Longsoran tanah
- Genangan air
- Angin kencang
- Kilat/petir
- Jarak pandang yang berkurang
- Baliho roboh
- Pohon tumbang
Masyarakat diharapkan untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak dan selalu memperhatikan informasi cuaca terkini dari BMKG.
Peringatan untuk Pengguna Transportasi Laut
Selain itu, bagi pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan, wisata bahari, serta masyarakat yang beraktivitas di sekitar wilayah pesisir, diberikan peringatan khusus terkait tinggi gelombang. Tinggi gelombang mencapai sekitar 2 meter di beberapa area seperti:
- Selat Lombok bagian selatan
- Selat Alas bagian selatan
- Samudera Hindia selatan NTB
Masyarakat di wilayah pesisir disarankan untuk menghindari aktivitas di laut dan memastikan keamanan perahu atau kapal yang digunakan.
Langkah Pencegahan dan Mitigasi Bencana
Untuk mengurangi risiko bencana, masyarakat diimbau untuk:
- Memperkuat struktur bangunan yang berada di daerah rawan banjir atau longsor
- Menyimpan dokumen penting dalam wadah tahan air
- Menyiapkan perlengkapan darurat seperti senter, makanan siap saji, dan alat komunikasi
- Mengikuti arahan dari pihak berwenang dan menjaga kewaspadaan terhadap perubahan kondisi cuaca
BMKG juga menyarankan agar masyarakat tidak melintasi daerah yang rentan terkena banjir atau longsor, terutama saat hujan deras terjadi.
