Bupati Pimpin Rakor Penanggulangan Covid-19

Publica.id, Batulicin – Bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar pimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Covid-19 dan Monitoring Ketersediaan Oksigen di Kabupaten Tanah Bumbu yang dilaksanakan di Kantor Bupati, Senin (26/7/2021).

Hadir pada kegiatan rapat tersebut dari SKPD dan Instansi terkait, Forkopimda, serta perwakilan dari PT Samator Gas Industri Batulicin.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, Setia Budi, terkait perkembangan Covid-19 pertanggal 25 Juli 2021, jumlah kasus Covid-19 adalah sebanyak 3.631 kasus.

“Sebelum terjadinya lonjakan ini, awalnya pada bulan Mei sudah menurun, namun lonjakan terjadi pasca liburan Hari Raya Idul Fitri. Lonjakanya hampir per bulan Juni ini langsung naik menjadi 109 kasus Covid-19,” terang Setia Budi.

Kemudian di bulan Juli kenaikannya cukup signifikan sebanyak 670 kasus per Juli, dari tanggal 1-25. Terakhir kemarin dari hari Minggu ada peningkatan kasus 77 kasus Covid-19.

“Tingkat kesembuhan cukup baik yaitu di bulan Maret sebanyak 406 kasus, kemudian kesembuhan total 3.068 kasus pasien sembuh,” jelasnya.

Kasus kematian cukup tinggi pada bulan Juli tanggal 25, tingkat kematian mencapai 116 kasus keseluruhan.

Sedangkan terkait suply tabung oksigen, menurut perwakilan Samator Gas Industri Batulicin, Baidhowi, untuk di Batulicin merupakan depot pengisian ulang saja atau filling kelas C.

“Jadi untuk pabrikan ada di Bontang, Kutai dan di Banjarbaru, dengan kapasitas 32 ribu ton per hari. Sebelumnya pasokan oksigen teratasi kapasitasnya, sampai terjadi lonjakan kasus di bulan Juli dan imbas dari kasus yang terjadi di Jawa dan Jakarta, yang menyebabkan pasokan itu sendiri menjadi berkurang oleh adanya kasus peningkatan Covid-19 tersebut,” tandasnya.

Bupati Zairullah dalam sambutannya mengatakan hal itu merupakan isu yang sangat penting, terlebih isu yang berkaitan dengan gas oksigen yang secara nasional telah menjadi perhatian bersama.

Sebelumnya disampaikan bahwa dengan rumah sakit darurat yang telah disiapkan, Bupati berharap pasien Covid-19 ini bisa dirawat atau diisolasi secara khusus.

“Pemerintah telah berusaha maksimal dengan turun kelapangan melakukan pencegahan penularan, seperti selalu mensosialisasikan tentang prokes, dan mempersiapkan fasilitas perawatan, agar semua pasien yang terkena bisa dilayani dengan baik,” kata Bupati.

Kemudian soal obat-obatan pemerintah daerah bisa meminta bantuan kepada Provinsi atau berupaya melakukan langkah-langkah khusus mencari alternatif lainnya.

“Sedangkan soal adalah oksigen apabila terjadi kekurangan, maka bersama PT Samator dan pihak lainnya akan mencari bantuan dari daerah lain seperti Makassar dan Batam,” ujar Bupati mengakhiri sambutannya. (Rel)

Editor: Ahya Firmansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *