News

Catatan Kritis Fraksi APPSA atas Perubahan APBD Kota Sorong 2025

Fraksi APPSA Mendukung Perubahan APBD 2025, Tapi Berikan Rekomendasi Penting

Fraksi Amanat Perjuangan Persatuan Bangsa (APPSA) DPR Kota Sorong menyatakan dukungan terhadap Raperda Perubahan APBD 2025. Namun, fraksi ini juga memberikan sejumlah catatan penting yang perlu segera ditindaklanjuti oleh Pemkot Kota Sorong.

Sekretaris Fraksi APPSA, James Nixon Senewe, menilai proses pembahasan APBD Perubahan kali ini berjalan dalam waktu singkat dan penuh dinamika. Kondisi tersebut dianggap tidak ideal karena membatasi ruang kajian mendalam terhadap setiap perubahan kebijakan anggaran. Nixon mengharapkan pemerintah dapat menyusun jadwal pembahasan sesuai mekanisme agar proses deliberasi lebih terarah, efektif, dan tetap menjamin kualitas perencanaan serta penganggaran.

Penekanan pada Sektor Pendidikan

Fraksi APPSA menyoroti beberapa sektor strategis, salah satunya adalah pendidikan. Mereka menilai masih banyak anggaran pendidikan yang terserap untuk hibah lembaga nirlaba dan kegiatan seremonial, bukan untuk peningkatan mutu pendidikan secara langsung. Oleh karena itu, APPSA meminta refocusing anggaran untuk pembangunan sekolah baru, penambahan ruang kelas, peningkatan kesejahteraan guru, integrasi teknologi dalam pembelajaran, serta penambahan beasiswa khusus bagi anak asli Papua (OAP).

Fokus pada Kesehatan

Di sektor kesehatan, APPSA menekankan perlunya pengendalian stunting melalui intervensi gizi ibu hamil dan balita, penguatan posyandu dan puskesmas, serta ketersediaan obat-obatan esensial di RSUD Sele Be Solu. Mereka menyampaikan bahwa kekosongan obat sering terjadi, sehingga pasien terpaksa membeli obat di luar rumah sakit.

Optimalkan Pendapatan Asli Daerah

Pada sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD), Fraksi APPSA mendorong optimalisasi pajak dan retribusi, pengelolaan aset daerah, serta penyelesaian utang PT Tirta Remu agar pengelolaan air bersih bisa sepenuhnya ditangani pemerintah. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan daerah dan memastikan layanan publik yang lebih baik.

Penggunaan Dana Otsus yang Efektif

Selanjutnya, pada sektor dana otsus, APPSA menekankan agar dana Otonomi Khusus benar-benar diarahkan pada pelayanan dasar, perlindungan sosial, pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, serta penguatan ekonomi OAP melalui UMKM dan akses pasar. Dengan demikian, dana otsus dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kesimpulan

Fraksi APPSA menegaskan dukungan terhadap Perubahan APBD 2025, namun meminta pemerintah menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang telah disampaikan. Nixon menekankan bahwa setiap kebijakan anggaran harus tepat sasaran, transparan, akuntabel, dan benar-benar berpihak pada rakyat Kota Sorong. Dengan langkah-langkah ini, diharapkan dapat menciptakan sistem pengelolaan anggaran yang lebih baik dan berkelanjutan.

Penulis: Nida’an Khafiyya