News

Daftar Lagu Album Forever In The Air, Karya Baru GIGI

Tracklist Album Forever In The Air dari GIGI



Setelah sekian lama tidak merilis album baru, GIGI akhirnya kembali dengan karya terbarunya yang bertajuk Forever In The Air. Album ke-25 ini menjadi bukti eksistensi mereka dalam industri musik Indonesia. Dengan aransemen yang segar dan matang, album ini menunjukkan perkembangan yang signifikan dari para personel GIGI.

Album Forever In The Air memiliki total 9 lagu yang masing-masing dibuat oleh anggota GIGI. Berikut adalah tracklist lengkap dari album tersebut:

  • “Jangan”
  • “Don’t Stop”
  • “Tak Semua Sama”
  • “Priyayi”
  • “Menari-nari”
  • “Semua Kan Terjawab”
  • “Masa Itu”
  • “Ketika”
  • “Terbitlah”

Dua Lagu Sudah Dirilis Sebelum Rilis Album



Sebelum album Forever In The Air dirilis secara resmi, dua lagu dari album ini telah dikeluarkan lebih dahulu. Lagu “Menari-nari” dirilis pada Juli 2025, sedangkan “Semua Kan Terjawab” dirilis di bulan Agustus 2025. Kedua lagu ini mendapatkan respons yang positif dari penggemar.

Selain itu, album ini juga diiringi dengan rilisan music video untuk setiap lagu yang ada di dalamnya. Hal ini memungkinkan penggemar tidak hanya mendengarkan lagu, tetapi juga melihat visual yang menggambarkan makna dari setiap lagu.

MV dari album ini tampak memvisualisasikan perjalanan seseorang dalam mencapai tujuan dengan berbagai tantangan yang dihadapi. Tampak jelas bahwa GIGI ingin menyampaikan pesan tentang semangat dan ketekunan melalui karya-karyanya.

Proses Rekaman Dilakukan di Luar Negeri



Bagian yang menarik lainnya dari album ini adalah proses rekamannya yang dilakukan di luar negeri. GIGI memilih studio Power Station at Berklee NYC di New York, Amerika Serikat, sebagai tempat untuk merekam album ini.

Studio ini sudah dikenal sebagai tempat bagi banyak musisi ternama dunia seperti Madonna, Bruno Mars, Lady Gaga, Paul McCartney, Rolling Stone, John Mayer, dan masih banyak lagi. Penggunaan studio ini menunjukkan komitmen GIGI untuk menghasilkan karya berkualitas tinggi.

Selain itu, GIGI juga kembali menggunakan pita analog selama proses rekaman. Keputusan ini cukup unik karena saat ini banyak musisi yang lebih memilih produksi digital. Penggunaan pita analog memberikan nuansa yang khas dan memperkaya suara dari setiap lagu di album ini.

Dengan album Forever In The Air, GIGI menunjukkan bahwa mereka tetap relevan dan kreatif dalam industri musik Indonesia. Bagi penggemar setia, album ini merupakan penantian yang sangat dinantikan. Apakah kamu sudah mendengarkan album barunya?

Penulis: Nida’an Khafiyya