Kompetisi Sika Tiler Competition 2025 Diharapkan Tingkatkan Kualitas Tenaga Kerja Konstruksi
Peningkatan kualitas tenaga kerja konstruksi di Indonesia terus dilakukan melalui berbagai inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para pekerja. Salah satu bentuk upaya tersebut adalah ajang Sika Tiler Competition 2025, sebuah kompetisi yang ditujukan bagi para pekerja konstruksi. Ajang ini digelar di tiga kota besar yaitu Semarang, Surabaya, dan Jakarta, dengan tujuan untuk memperkenalkan standar kualitas dalam pemasangan keramik dan granit.
Marketing Manager Sika Indonesia, Irene Yulientin, menjelaskan bahwa kompetisi ini bukan hanya sekadar ajang adu cepat. “Keterampilan tenaga kerja sama pentingnya dengan kualitas produk. Karena itu, kompetisi ini bukan hanya bentuk apresiasi, tapi juga kesempatan berkembang,” ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa Sika tidak hanya fokus pada penjualan produk, tetapi juga pada pengembangan sumber daya manusia yang mendukung industri konstruksi.
Setiap kota yang menjadi tuan rumah kompetisi ini diharapkan dapat menghadirkan sebanyak 48 tim peserta. Para juara dari masing-masing kota akan bertemu di Grand Final yang digelar di Jakarta pada November 2025. Pemenang nasional berhak mewakili Indonesia di Sika International Tiler Competition yang akan diselenggarakan di Hong Kong pada Februari 2026. Ini menjadi peluang besar bagi para pekerja konstruksi untuk menunjukkan kemampuan mereka di tingkat internasional.
Babak kualifikasi pertama telah sukses digelar di Semarang, dan kini giliran Surabaya yang menjadi tuan rumah babak berikutnya. Kompetisi ini berlangsung selama tiga jam dan menawarkan hadiah belasan juta rupiah. Tahun ini, tantangan lebih berat karena peserta harus mengikuti pola gambar kerja yang sudah ditentukan oleh juri. Hal ini memastikan bahwa peserta tidak hanya unggul dalam kecepatan, tetapi juga dalam presisi dan ketelitian.
“Di Surabaya, lomba kami hadirkan di area mall agar lebih dekat dengan masyarakat. Pengunjung juga bisa mengenal solusi inovatif Sika untuk bangunan yang kuat dan berkualitas,” jelas Irene. Dengan menyelenggarakan kompetisi di pusat perbelanjaan, Sika berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya material bangunan berkualitas serta teknik pemasangan yang tepat.
Selain menilai kecepatan, juri juga memberikan penilaian terhadap ketelitian, presisi, kerapian, hingga pemahaman teknis pemasangan keramik dan granit. Edukasi penggunaan mortar modern juga diberikan, sesuai dengan perkembangan teknologi material bangunan. Hal ini mencerminkan komitmen Sika dalam memberikan pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan tren industri saat ini.
Dengan penyelenggaraan Sika Tiler Competition 2025, diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pekerja konstruksi untuk meningkatkan keterampilan mereka. Selain itu, kompetisi ini juga menjadi ajang promosi untuk produk-produk Sika yang memiliki kualitas tinggi dan ramah lingkungan. Dengan demikian, diharapkan kualitas bangunan di Indonesia dapat terus meningkat, sehingga mampu bersaing secara global.
