Teknologi

Dunia Hari Ini: 1.000 Jiwa Tewas Akibat Bencana di Asia

Peristiwa Kunci Dunia Hari Ini

Dunia kembali menyajikan rangkuman peristiwa penting yang terjadi dalam 24 jam terakhir. Edisi hari ini menghadirkan berita tentang bencana alam di Asia, kejadian kebocoran karbon monoksida di Australia, serta perkembangan kasus Luigi Mangione.

Bencana Alam di Asia dengan Korban Tewas Melebihi Seribu Orang

Presiden Prabowo Subianto menyerukan tindakan lebih besar untuk menghadapi perubahan iklim, mengingat negara-negara di Asia, termasuk Indonesia, terkena dampak bencana alam yang memakan korban jiwa lebih dari 1.000 orang.

Di Sumatra, hampir 600 orang tewas akibat banjir bandang dan tanah longsor yang disebabkan oleh hujan monsun dan Siklon Senyar. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan 593 orang tewas, sementara lebih dari 450 orang masih hilang.

Di Sri Lanka, dampak Siklon Ditwah menyebabkan banjir terburuk dalam beberapa dekade, dengan sedikitnya 390 orang tewas. Di wilayah selatan Thailand, sekitar 176 orang tewas akibat banjir parah yang memengaruhi sekitar 4 juta orang dan 1,5 juta rumah tangga.

Kebocoran Karbon Monoksida di Pabrik Australia

Sejumlah pekerja harus dibawa ke rumah sakit setelah kebocoran karbon monoksida terjadi di pabrik pengolahan daging babi di Derrimut, Melbourne. Tim layanan darurat dipanggil ke lokasi sekitar pukul 12.45 siang kemarin.

“Petugas pemadam kebakaran tiba dan mendapati 60 orang dievakuasi dari pabrik dengan banyak korban menanggung dampak paparan karbon monoksida,” kata juru bicara Fire Rescue Victoria (FRV). “Kru FRV membantu dengan memberikan terapi oksigen kepada para pasien hingga Ambulans Victoria tiba di lokasi.”

Seorang juru bicara ambulans mengatakan 21 pekerja harus dirawat di rumah sakit karena muntah, pusing, sakit kepala, dengan beberapa mengalami gangguan kesadaran.

Kompleks Perumahan Hong Kong Tidak Memenuhi Standar

Pihak berwenang Hong Kong mengatakan jaring pelindung yang menutupi perancah di sekitar kompleks apartemen yang terbakar tidak memenuhi standar ketahanan api. Sekretaris Keamanan Hong Kong, Chris Tang, mengatakan sampel jaring diambil dari beberapa lokasi di tujuh gedung yang terbakar.

Tujuh sampel ditemukan tidak memenuhi standar. Tes awal menunjukkan jaring tersebut memenuhi standar, tetapi para penyelidik belum dapat memeriksa semuanya karena kobaran api. “Karena api telah padam, kami dapat menjangkau tempat-tempat yang sebelumnya tidak mudah diakses sebelum mengambil sampel,” kata Tang kepada para wartawan.

Bukti Terbaru Kasus Luigi Mangione

Polisi berbicara dengan Luigi Mangione di sebuah restoran McDonald’s selama lebih dari 30 menit sebelum menangkapnya dengan dugaan penembakan seorang eksekutif UnitedHealthcare, menurut video yang diputar di pengadilan. Rekaman yang tidak menyertakan audio tersebut dapat menjadi bukti kunci.

Ini karena Hakim Gregory Carro mempertimbangkan klaim pengacara pembela bahwa pernyataan Luigi kepada polisi tidak dapat diterima karena pihaknya gagal memberi tahu tentang hak-hak Luigi untuk tidak memberatkan diri sendiri. Luigi, 27 tahun, ditangkap pada Desember 2024 dan didakwa dengan penembakan fatal CEO UnitedHealthcare Brian Thompson di trotoar di Manhattan, New York.

Pembunuhan tersebut dikecam banyak pihak, namun Luigi dianggap sebagai “pahlawan” bagi sebagian warga Amerika yang mengecam tingginya biaya perawatan kesehatan.


Penulis: Nida’an KhafiyyaEditor: Nida’an Khafiyya