GIGI Menggelar Showcase Album Terbaru “Forever In The Air”
Grup musik ternama, GIGI, sukses menggelar showcase album terbaru mereka yang berjudul Forever In The Air di Krapela, Jakarta Selatan pada Jumat (10/10) malam. Acara ini menjadi momen spesial bagi band yang telah berkarya selama lebih dari 30 tahun. Pertunjukan ini diselenggarakan sebagai perayaan peluncuran album ke-25 mereka.
Pada showcase tersebut, GIGI membawakan lagu-lagu dari album Forever In The Air untuk pertama kalinya. Mereka memainkan beberapa lagu seperti Jangan, Don’t Stop, Tak Semua Sama, Priyayi, Menari-Nari, Semua Kan Terjawab, Masa Itu, Ketika, dan Terbitlah. Performa mereka sangat energik dan dengan kualitas sound yang luar biasa.
Panggung yang digunakan dalam showcase kali ini berbeda dibandingkan konser biasanya. GIGI tampil tanpa sekat di hadapan ratusan penonton, menciptakan suasana hangat dan intim. Hadirin pun ikut bernyanyi dengan antusias di ruangan yang tidak terlalu besar. Armand Maulana, vokalis GIGI, sering berinteraksi dan bercanda dengan penonton.
“Ini AC nya benar-benar di atas kepala gue,” ujarnya sambil tertawa mengomentari venue Krapela yang tidak terlalu tinggi.
Selain itu, Armand juga menyebutkan bahwa acara ini tidak lepas dari ide tim JUNI Records. Label tersebut ingin membawa GIGI merasakan kembali suasana gigs dan bertemu pendengar baru di ruang nongkrong anak muda seperti Krapela.
“Ini rekanan kami kali ini yang paling nyaut dan bersemangat dari awal, tepuk tangan buat JUNI Records dan tim. Jadi, sekarang GIGI adiknya Raisa dan Bernadya (penyanyi JUNI Records),” kelakarnya.
GIGI juga tidak lupa menghibur para hadirin dengan lagu-lagu hits mereka yang sudah dikenal, seperti 11 Januari, Ya Ya Ya, Janji, dan Nakal. Hal ini menambah semarak suasana acara.
Album Forever In The Air: Perjalanan Panjang dan Inspirasi
Album Forever In The Air dirilis oleh GIGI setelah 10 tahun tidak merilis karya baru. Sebelum peluncuran resmi, album ini telah dibuka melalui dua single yang sukses dirilis pada Juli dan Agustus 2025, yaitu Menari-nari dan Semua Kan Terjawab.
Album ini menjadi penanda eksistensi GIGI di industri musik, dengan aransemen yang fresh dan matang. Tidak hanya itu, album ini juga dilatarbelakangi oleh cerita dan keresahan personel GIGI.
“Album ini seperti gairah kembali, sebuah perjalanan setelah puasa 10 tahun. Forever In The Air maknanya untuk selalu ada,” kata Thomas Ramdhan, pemain bass GIGI.
Bagi GIGI, Forever In The Air bukan sekadar judul album. Album ini merupakan perwujudan doa, semangat, dan perjalanan panjang yang telah ditempuh selama lebih dari tiga dekade. Meski sudah 31 tahun berkarya, GIGI lewat album ini membuktikan bahwa mereka tetap relevan tanpa harus memaksakan diri.
Proses Rekaman di Studio Legendaris
Proses rekaman album Forever In The Air dilakukan di studio legendaris, Power Station at Berklee NYC. Banyak musisi dunia seperti Madonna, Bruno Mars, Lady Gaga, Paul McCartney, Rolling Stone, John Mayer, dan lainnya, melahirkan lagu terbaik di tempat ini.
“Ini kayak mimpi yang terwujud, di studio legend. Forever In The Air, rekaman ini swasembada banget, pengorbanan banget, ternyata umur itu hanya angka, yang penting spirit,” ujar Gusti Hendy, drummer GIGI.
Dalam proses rekaman album, GIGI bahkan kembali menggunakan pita. Personel percaya bahwa output yang berasal dari prosesi rekaman menggunakan pita memiliki keunikan tersendiri di tengah gempuran produksi digital.
“Memang merepotkan (rekaman live), tetapi energinya beda, kami agak gila, enggak banyak yang mau rekaman live lagi,” tambah Dewa Budjana, gitaris GIGI.
Harapan dan Pesan dari GIGI
Melalui Forever In The Air, GIGI ingin menyampaikan harapan besar agar karya-karya mereka selalu hidup di hati para pendengar. Album ini juga merupakan ikhtiar GIGI agar tetap ‘mengudara’, mengisi ruang-ruang musikal di negeri ini untuk selamanya.
“Makna Forever In The Air, ternyata tidak sadar bahwa GIGI sudah bernapas setiap detik bareng, kalau enggak puluhan tahun bareng, chemistry, mungkin enggak ada album seperti ini. Jadi GIGI itu kayak keseharian, bernapas bareng,” tutur Armand Maulana.
Album Forever In The Air dari GIGI sudah bisa dinikmati di berbagai platform musik digital serta YouTube.


