Kejahatan Jambret Kembali Terjadi di Kota Pelaihari
Beberapa waktu lalu, kota Pelaihari kembali menjadi tempat terjadinya kejahatan jambret. Insiden ini berlangsung di Jalan Samudera, Kelurahan Pelaihari, yang tidak jauh dari Ruang Terbuka Publik (RTP) Taman Pasar Lawas. Peristiwa tersebut terjadi pada sore hari kemarin dan telah menarik perhatian masyarakat setempat.
Foto-foto terduga pelaku jambret mulai menyebar luas di grup chat social Tala sejak pagi hari. Dalam foto tersebut, tampak dua orang lelaki dewasa yang mengenakan celana jins panjang warna biru langit dan bercelana jins warna abu-abu. Salah satunya memakai jaket berwarna gelap, sedangkan yang lainnya menggunakan kaos oblong pendek berwarna abu-abu rokok. Mereka berkendara menggunakan sepeda motor Jupiter MX dengan warna hitam biru dan lis merah serta putih.
Selain foto, rekaman CCTV juga beredar. Rekaman tersebut memiliki durasi 17 detik dan menunjukkan waktu kejadian pukul 16.31 Wita, Kamis sore kemarin. Dalam rekaman tersebut, kedua terduga pelaku melaju dengan posisi wajah yang baru menoleh ke kanan seperti baru saja melihat ke belakang. Tidak lama kemudian, terdengar suara benda jatuh disertai teriakan warga (perempuan) sekitar. Warga spontan berteriak ketika melihat korban jambret tersungkur di aspal.
Informasi yang dikumpulkan menyebutkan bahwa korban jambret adalah seorang guru dari salah satu pondok pesantren ternama di Kota Pelaihari. Saat kejadian, korban sedang berkendara roda dua bersama anak laki-laki yang masih kecil. Pelaku berhasil mencuri emas seberat 20 gram yang dikenakan oleh korban.
Kapolsek Pelaihari Iptu Benny Wishnu Wardhany saat dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut. Ketika ditanya apakah korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pelaihari, ia menjawab bahwa laporan dilakukan di Polres. Pihak pondok pesantren juga membenarkan kejadian tersebut. Mereka menyatakan bahwa korban adalah guru Bahasa Inggris dan emas 20 gram miliknya berhasil dirampas oleh pelaku.
Dikatakan lebih lanjut, saat kejadian, guru tersebut sedang berkendara bersama anak laki-laki kecil bernama Umar. Dahi bocah ini pun mengalami bengkak akibat kejadian tersebut.
