Teknologi

Identitas Mayat di Sungai Progo Terungkap, Pria Magelang yang Hilang Saat Memancing

Identifikasi Mayat Tanpa Identitas di Sungai Progo

Misteri penemuan mayat tanam identitas di aliran Sungai Progo, Dusun Mangir Kidul, Sendangsari, Pajangan, Bantul, akhirnya terungkap. Polisi telah memastikan bahwa jasad tersebut adalah Muhammad Nadzir (45), warga Salakan Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menyampaikan bahwa hasil identifikasi diperoleh setelah tim Inafis Polres Bantul melakukan pemeriksaan terhadap jasad yang ditemukan pada Selasa (11/11/2025) sore. Dari hasil identifikasi tim Inafis Polres Bantul, diketahui korban bernama Muhammad Nadzir, 45 tahun, warga Gandusari, Bandongan, Magelang.

Sebelumnya, jasad korban ditemukan dalam kondisi mengambang di aliran Sungai Progo oleh enam pelajar SMP yang tengah memancing. Saat ditemukan, tubuh korban sudah dalam keadaan membusuk dan sulit dikenali.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Pajangan, korban diperkirakan telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Dari hasil penelusuran, korban ternyata telah dilaporkan hilang sejak Sabtu, 8 November 2025.

Korban dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah pamit mencari ikan di area sawah sekitar pukul 14.00 WIB dan tidak kembali ke rumah. Menurut laporan Polsek Bandongan, pada hari hilangnya korban, beberapa saksi melihat Muhammad Nadzir berjalan ke arah selatan sambil membawa alat penangkap ikan (seser) dan sebilah arit.

Setelah hujan turun, korban tak kunjung pulang. Warga kemudian menemukan lintingan rokok dan arit milik korban di sawah lombok miliknya, namun keberadaannya tak diketahui hingga akhirnya ditemukan di Bantul.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga melalui Kapolsek Bandongan, Magelang. Serah terima jenazah dilaksanakan di RS Bhayangkara. Korban kemudian dibawa pulang ke Magelang untuk dimakamkan.

Proses Penemuan dan Identifikasi

Penemuan jasad korban terjadi pada hari Selasa, 11 November 2025, saat enam pelajar SMP sedang memancing di aliran Sungai Progo. Mereka menemukan tubuh korban yang mengambang di permukaan air. Saat itu, kondisi tubuh korban sudah sangat membusuk, sehingga sulit untuk diidentifikasi secara langsung.

Tim Inafis Polres Bantul segera melakukan pemeriksaan terhadap jasad tersebut. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa korban adalah Muhammad Nadzir, seorang warga dari Magelang. Informasi ini diperoleh setelah tim melakukan pemeriksaan terhadap dokumen-dokumen yang ditemukan bersama jasad korban.

Dari hasil pemeriksaan medis, diperkirakan korban telah meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Hal ini didasarkan atas kondisi tubuh korban yang menunjukkan tanda-tanda pembusukan yang cukup lanjut.

Latar Belakang Hilangnya Korban

Muhammad Nadzir dilaporkan hilang oleh pihak keluarga setelah ia pamit pergi mencari ikan di area sawah sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah waktu yang cukup lama berlalu, ia tidak juga kembali ke rumah. Keluarga mulai khawatir dan melaporkan kehilangannya ke pihak berwajib.

Menurut laporan Polsek Bandongan, pada hari korban hilang, beberapa saksi melihat Muhammad Nadzir berjalan ke arah selatan dengan membawa alat penangkap ikan (seser) dan sebilah arit. Namun, setelah hujan turun, korban tidak kunjung pulang.

Warga kemudian menemukan lintingan rokok dan arit milik korban di sawah lombok miliknya. Meski begitu, keberadaan korban tetap tidak diketahui hingga akhirnya ditemukan di Bantul.

Proses Serah Terima Jenazah

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga melalui Kapolsek Bandongan, Magelang. Serah terima jenazah dilaksanakan di RS Bhayangkara. Korban kemudian dibawa pulang ke Magelang untuk dimakamkan.

Proses pemulangan jenazah dilakukan dengan penuh kesadaran dan penghormatan. Keluarga korban menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan dan kerja sama yang dilakukan oleh aparat kepolisian dalam proses identifikasi dan penemuan jasad korban.


Penulis: Nida’an KhafiyyaEditor: Nida’an Khafiyya