Jaga Stabilitas, Bank Indonesia Tahan Bunga Acuan di Level 3,5%

Publica.id, Jakarta – Guna menjaga stabilitas perekonomian Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali menahan suku bunga acuan alias BI 7 days reverse repo rate dalam Rapat Dewan Gubernur BI Agustus 2021 di level 3,50%.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, ini sejalan dengan perlunya bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan sistem keuangan karena ketidakpastian di pasar keuangan global.

Baca jugaAlami Kenaikan Simpanan Masyarakat, LPS: Kinerja Industri Perbankan Stabil

“Juga di tengah perkiraan inflasi yang rendah, serta upaya kami dalam mendukung pemulihan pertumbuhan ekonomi di tengah Covid-19,” ujar Perry, Kamis (19/8/2021).

Selain menahan suku bunga acuan, bank sentral juga menahan suku bunga deposit facility sebesar di level 2,75% dan suku bunga lending facility di level 4,25%.(Sumber: Kontan)

Baca juga: Tantang Bank Dorong Kredit, LPS Kaji Bebaskan Iuran Premi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *