Publica Portal Berita Online
Kebijakan Rapid Antigen Diakui Rugikan Pelaku Pariwisata Kalsel Kebijakan Rapid Antigen Diakui Rugikan Pelaku Pariwisata Kalsel
Publica.id, Banjarmasin – Kebijakan rapid antigen bagi penumpang pesawat sebelum keberangkatan diakui pelaku pariwisata di Kalsel merugikan pihaknya. Pasalnya, dengan adanya kebijakan tersebut pelaku... Kebijakan Rapid Antigen Diakui Rugikan Pelaku Pariwisata Kalsel

Publica.id, Banjarmasin – Kebijakan rapid antigen bagi penumpang pesawat sebelum keberangkatan diakui pelaku pariwisata di Kalsel merugikan pihaknya.

Pasalnya, dengan adanya kebijakan tersebut pelaku pariwisata kesulitan mendapatkan wisatawan yang hendak berlibur ke luar maupun datang ke dalam Kalsel.

Plt Sekretaris Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Provinsi Kalsel, Siti Aisyah mengakui pihaknya kesulitan mendapatkan wisatawan yang ingin bepergian.

Sebab, kebijakan rapid antigen hanya memberikan batas waktu selama 2×24 jam atau hanya 2 hari. Sementara dengan batas waktu tersebut dikatakan Aisyah membuat wisatawan berpikir ulang untuk berwisata menggunakan jasa pihaknya.

“Kalau cuma dua hari bagaimana bisa kami menentukan jadwal wisata. Belum dua hari sudah berpikir melakukan rapid antigen lagi, belum lagi harus mengeluarkan cost lebih besar untuk berwisata,” ucapnya.

Dengan kebijakan ini Aisyah mengatakan wisatawan akan mengeluarkan cost lebih besar karena paket wisata hanya untuk rapid antigen kepulangan.

“Tentu wisatawan merasa merugi, karena melihat harga paket lebih mahal. Sebelum berangkat harus mengeluarkan biaya rapid antigen. Lalu untuk kembali, lagi-lagi mengeluarkan cost rapid karena akibat waktu berlaku antigen dibatasi,” ujarnya.

Ia pun berharap pemerintah bisa memperhatikan kesulitan ini. Sehingga para pelaku pariwisata bisa kembali bangkit di tengah pandemi dan musibah banjir Kalsel yang dialami.

“Jangan sampai membuat kesulitan lain lagi bagi dunia pariwisata. Karena kita sudah cukup kesulitan menghadapi pandemi, di tambah lagi banjir. Semoga pemerintah Kalsel khususnya bisa mendengar aspirasi kami pelaku pariwisata dan bisa membangkitkan lagi gairah wisata kita di Kalsel,” pungkasnya.

Editor: Ahya Firmansyah

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *