Publica Portal Berita Online
Kisah Para Mahasiswa di Tengah Pandemi, Manfaatkan Waktu Menghafal Al Quran bersama Rumah Tahfidz PT Arutmin Kisah Para Mahasiswa di Tengah Pandemi, Manfaatkan Waktu Menghafal Al Quran bersama Rumah Tahfidz PT Arutmin
Publica.id, Batulicin – Akibat aktivitas perkuliahan yang terbatasi karena wabah pandemi, itu tak membuat Indra Wardana salah seorang mahasiswa perguruan tinggi di Jakarta bersama... Kisah Para Mahasiswa di Tengah Pandemi, Manfaatkan Waktu Menghafal Al Quran bersama Rumah Tahfidz PT Arutmin

Publica.id, Batulicin – Akibat aktivitas perkuliahan yang terbatasi karena wabah pandemi, itu tak membuat Indra Wardana salah seorang mahasiswa perguruan tinggi di Jakarta bersama teman-temannya berdiam diri.

Mereka justru memanfaatkan banyak waktu luang di tengah pandemi Covid-19 ini dengan menghafal Al Quran.

Indra menjadi santri di Rumah Tahfidz Binaan PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin yang terletak di Desa Mekar Sari, Kecamatan Simpang Empat Tanah Bumbu (Tanbu).

Kepada Publica.id, Indra Wardana bercerita kalau dirinya sangat senang menuntut ilmu agama. Bahkan dia sudah dua bulan tinggal di rumah tahfidz untuk belajar membaca dan menghafal Al Quran bersama teman lainya.

Namun tidak sekedar membaca dan menghapal saja, akan tetapi dalam beraktifitas sehari-hari, Indra mengaku banyak ilmu didapatnya, seperti cara bercocok tanam, beternak, berkebun, semua didapat ditempat tersebut.

“Alhamdulillah saya merasa bahagia, banyak ilmu yang saya dapat selain menghafal Al Quran, juga di berikan pelatihan berwiraswasta serta beternak kambing dan bebek, jadi ketika nanti kami mencapai target dapat hafal Alquran dan terjun ke masyarakat sudah ada pengalaman untuk berwiraswasta maupun beternak,” ujarnya.

Uztadz Fathul Azis selaku pembina santri mengatakan, Rumah Tahfidz binaan Arutmin ini untuk memenuhi dan memfasilitasi pendidikan bagi anak terutama untuk bekal ilmu keagamaan yang diharapkan bisa memberi solusi bagi masyarakat, di mana kebutuhan untuk memberi bekal ilmu keagamaan terutama hafal Al Quran sangat penting bagi anak-anak.

“Program ini dimulai pada masa pandemi Covid-19 dan Alhamdulillah santri bisa menghafal dalam satu bulan 4 juz yang dikhususkan untuk laki-laki,” katanya.

Daya tampung rumah tahfidz ini lanjutnya, hanya 18 orang, dan semua santri ditanggung baik kamar maupun makanannya tiga kali sehari.

Sementara Iwan Sugiarto KTT PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin Melalui CDEA Superintendent Qomarudin Sukri menyampaikan, bahwa Rumah Tahfidz milik PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin sudah beberapakali meluluskan para santri yang rata-rata usia mereka masih duduk di bangku SMA dan Perguruan Tinggi.

“Pembimbingan hafal Quran ini merupakan target utama kami sebagai bentuk mendukung upaya pemerintah Kabupaten Tanbu menuju Serambi Madinah,” sebutnya.

Sukri menjelaskan, kegiatan ini akan terus berlangsung dengan pengajar serta pembimbing dari lokal dan ada yang memang didatangkan dari luar pulau Kalimantan Selatan yaitu Dari Lombok Nusa Tenggara Barat.

“Di sini kami tidak hanya memberikan pembinaan semata hafal Al Quran saja tetapi juga memberikan pelatihan bercocok tanam, beternak kambing, beternak bebek, serta berwiraswasta. Agar nantinya para santri yang sudah hafal Quran dan dinyatakan lulus ada bekal tambahan untuk terjun ke masyarakat menciptakan lapangan pekerjaan,” tandasnya.

Dalam setiap bulan PT Arutmin Indonesia Site Batulicin mengadakan target program santri dapat menghapal Al Quran sebanyak 3 juz dalam setiap bulannya.

Sukri juga berharap semoga kelak para santri mendapatkan ilmu yang bermanfaat setelah lulus dari rumah tahfiz yang dibina oleh PT Arutmin Indonesia Tambang Batulicin.

”Ini dapat menjadi contoh dan terus ditingkatkan untuk mendukung program pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu. Kegiatan hafal Quran di rumah tahfidz merupakan wujud nyata perusahaan ini untuk Tanah Bumbu menuju Serambi Madinah,” pungkasnya.

Editor: Ahya Firmansyah

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *