Publica.id — Kompetisi LaLiga musim 2026/2027 telah resmi bergulir pada Minggu (16/8) dini hari WIB, namun gelaran pembuka ini langsung diwarnai sejumlah kontroversi terkait keputusan wasit. Dua pertandingan awal, Sevilla melawan Rayo Vallecano dan Deportivo Alaves menghadapi Getafe, menjadi sorotan.
Pada laga yang digelar di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla vs Rayo Vallecano, masalah teknis mewarnai jalannya pertandingan sejak awal. Bola yang digunakan dinyatakan mengalami eror pada bagian teknologi sensornya, sehingga wasit Ricardo de Burgos memutuskan laga harus tetap berjalan tanpa chip di dalam bola.
Selain itu, beberapa keputusan wasit juga menuai perdebatan. Penalti yang awalnya diberikan untuk Sevilla, setelah Isaac Romero dijatuhkan oleh kiper Augusto Batalla, akhirnya dianulir. Puncak kontroversi terjadi di menit akhir saat Sevilla dihadiahi penalti. Keputusan ini timbul setelah Florian Lejeune dinilai melakukan kontak dengan Robbie Ure di dalam kotak penalti, yang akhirnya berujung pada kemenangan Sevilla 2-1.
Sorotan tajam juga tertuju pada pertandingan antara Deportivo Alaves dan Getafe. Keputusan wasit Manuel Jesus Orellana yang memberikan kartu merah kepada Kiko Femenia berbuntut protes keras dari tim tuan rumah. Femenia awalnya menerima kartu kuning pada menit ke-42 karena pelanggaran terhadap Abderrahman Rebbach, namun setelah peninjauan melalui VAR, wasit memutuskan untuk menaikkan kartu tersebut menjadi merah. Kejelasan tayangan video dalam momen ini menjadi salah satu poin yang dipertanyakan.
Pertandingan LaLiga 2026/2027 akan berlanjut pada Minggu (16/8) malam WIB. Namun, dua tim raksasa, Real Madrid dan Barcelona, baru akan memulai kiprah mereka di pekan berikutnya. Real Madrid dijadwalkan akan berhadapan dengan Espanyol, sementara Barcelona akan menghadapi Elche.
Ikuti Publica.id
