Publica Portal Berita Online
Laporan AnandaMu Rontok di Bawaslu, Ibnu Sina Tidak Langgar Pilwali Laporan AnandaMu Rontok di Bawaslu, Ibnu Sina Tidak Langgar Pilwali
Publica.id, Banjarmasin – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin telah mengeluarkan hasil pemeriksaan laporan salah satu pasangan calon Wali Kota Banjarmasin pada Pemilihan Kepala... Laporan AnandaMu Rontok di Bawaslu, Ibnu Sina Tidak Langgar Pilwali

Publica.id, Banjarmasin – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin telah mengeluarkan hasil pemeriksaan laporan salah satu pasangan calon Wali Kota Banjarmasin pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 tadi, Hj Ananda – Mushaffa Zakir.

Sebelumnya, Paslon AnandaMu menuding adanya pelanggaran pemilu yang dilakukan secara sistematis oleh Paslon petahana Ibnu Sina sehingga berujung pelaporan ke Bawaslu.

Hasilnya, Bawaslu Banjarmasin sebagai otoritas yang menangani laporan ini menindak lanjuti laporan tersebut dengan memanggil saksi-saksi dan juga terlapor Ibnu Sina untuk dimintai klarifikasi.

Terbaru, Bawaslu Banjarmasin sudah memutuskan hasil laporan AnandaMu untuk dihentikan.

Ketua Bawaslu Banjarmasin Muhammad Yasar menjelaskan hasil dari laporan di mana administrasi dari fakta keterangan dan kajian tidak ada unsur yang di langgar.

“Keputusan ini setelah Sentra Gakkumdu melakukan klarifikasi dan mengkaji lebih dalam atas laporan tersebut. Maka telah diputuskan laporan Paslon tersebut dihentikan,” kata Yasar kepada Publica.id, Selasa (19/1).

Alasannya, laporan yang diberikan pihak AnandaMu tidak memenuhi unsur-unsur pelanggaran pemilihan seperti yang ditudingkan.

“Untuk itu laporan kami hentikan,” ujarnya.

Namun, dikatakan Yasar, dalam hal perkembangan perkara ditemukan dua pelanggaran kode etik dan disiplin ASN serta kode etik untuk PPS.

“Untuk dua hal tersebut kami sudah rujuk surat rekomendasi ke lembaga masing-masing untuk menindaklanjuti,” jelasnya.

Sebelumnya, Tim Kuasa Hukum AnandaMu diketuai Bambang Widjojanto datang ke Bawaslu Kalsel melaporkan pihak petahana Ibnu Sina yang dituding telah melakukan pelanggaran pada pemilu Pilwali lalu.

Pihaknya menyakini jika saat itu petahana telah menggunakan jabatannya sebagai wali kota aktif dengan mengajak warga dan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup pemko untuk memilih dirinya kembali.

Oleh Bawaslu Kalsel, hal ini lantas dilanjutkan kepada Bawaslu Banjarmasin sebagai wilayah perkara menangani laporan ini.

Editor: Ahya Firmansyah

 

 

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *