Teknologi

Legenda Belanda Harap Zirkzee Segera ke Milan

AC Milan Nyaris Rekrut Joshua Zirkzee, Namun Kariernya Mandek di Inggris

AC Milan sempat mendekati penyerang asal Belanda, Joshua Zirkzee, pada bursa transfer musim panas 2024. Namun, keputusan akhir Zirkzee justru mengarahkan dirinya ke Manchester United, yang kini membuat kariernya terhambat.

Kesempatan yang Hilang

Pada awalnya, AC Milan sangat dekat dengan kesepakatan untuk merekrut Zirkzee. Menurut laporan dari Football Italia, Rossoneri bahkan mempertimbangkan untuk memperkuat negosiasi dengan mengajak adik Zirkzee sebagai bagian dari strategi. Namun, masalah komisi dan permintaan gaji yang tinggi membuat transfer itu tidak terwujud.

Di saat yang sama, Manchester United datang di detik-detik akhir dan berhasil membawa Zirkzee dari Bologna ke Old Trafford. Keputusan ini kini mulai menuai penyesalan, terutama karena performa Zirkzee di Inggris belum menunjukkan hasil yang optimal.

Performa yang Tidak Memuaskan

Zirkzee menghadapi tantangan berat di Premier League. Di bawah tekanan ekspektasi tinggi, ia kesulitan mendapatkan tempat utama di skuad Erik ten Hag. Penyerang lain lebih sering dipercaya, sehingga menit bermainnya terbatas dan performanya menurun dibanding saat masih bermain untuk Bologna.

Situasi ini menjadi sorotan dari legenda Belanda dan mantan pemain AC Milan, Ruud Gullit. Dalam wawancara dengan Metro yang dikutip Football Italia, Gullit menyatakan bahwa keputusan Zirkzee meninggalkan Serie A adalah langkah keliru.

“Menurut pandangan saya, ia seharusnya tetap bertahan di Italia. Ia tampil sangat baik di Bologna dan saya berharap ia akan melanjutkannya bersama AC Milan,” ujar Gullit.

“Begitu ia pindah ke Manchester United, saya sudah merasa itu keputusan yang salah. Banyak pemain lain yang mengalami hal sama, mereka kesulitan di Manchester United, lalu kembali tampil bagus di klub lain di Eropa.”

Gullit juga memberikan saran langsung kepada Zirkzee:

“Kalau bisa, kembalilah ke Italia dengan status pinjaman. Bermainlah secara reguler, karena ia adalah pemain bagus, hanya saja saat ini situasinya di Manchester United memang sulit.”

Peluang Kembali ke Italia

Menariknya, komentar Gullit datang di saat AC Milan sedang mempertimbangkan merekrut striker pinjaman pada bursa Januari 2026 untuk memperkuat lini depan Massimiliano Allegri.

Jika peluang itu terbuka, bukan tidak mungkin Rossoneri kembali mencoba mendekati Zirkzee, sesuai dengan harapan sang legenda. Bagi AC Milan, reuni dengan pemain yang sempat nyaris mereka dapatkan bisa menjadi solusi ideal.

Sementara bagi Zirkzee, kembali ke Serie A bisa menjadi jalan untuk menghidupkan kembali karier yang sempat bersinar di Italia. Jika keputusan tersebut diambil, kemungkinan besar akan menjadi langkah yang tepat untuk memulihkan performa dan membangun kembali kepercayaan diri.

Masa Depan yang Tertunda

Kini, Zirkzee harus memilih antara terus berjuang di Manchester United atau mencari peluang baru di luar Inggris. Kembali ke Italia mungkin menjadi pilihan yang paling logis, terutama jika ingin mendapatkan kesempatan bermain yang lebih stabil.

Dengan pengalaman di Serie A yang positif, Zirkzee memiliki potensi besar untuk kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya. Jika AC Milan benar-benar membuka pintu kembali, ini bisa menjadi momen penting dalam kariernya.

Penulis: Nida’an KhafiyyaEditor: Nida’an Khafiyya