Banjarmasin, PUBLICA.ID – Masyarakat Kalimantan Selatan akan segera menikmati penerbangan internasional langsung menuju Tanah Suci. Maskapai Lion Air resmi mengumumkan rencana pembukaan rute penerbangan Banjarmasin–Jeddah, Arab Saudi, yang akan mulai beroperasi setelah musim haji tahun 2026.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam acara Umrah~Haji Gathering 2025 yang digelar oleh Aspperwi DPD Kalimantan Selatan di Hotel Swiss-Belhotel Banjarmasin, Senin (27/10/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh pelaku industri umrah dan haji, pimpinan biro perjalanan, serta pejabat pemerintah daerah.
Ketua DPD Aspperwi Kalsel Hj. Siti Aisyah bersama Ketua Umum Aspperwi Agus Hermawan membuka kegiatan dengan sambutan hangat. Acara dilanjutkan dengan paparan dari Kepala Dinas Perhubungan Kalsel Iwan Fitriady, SH, MH, serta M Fitri Hernadi, AP, MSi, yang secara resmi membuka agenda tersebut.
Dalam sesi utama, Direktur Operasional atau Chief Operating Officer (COO) Lion Air, Kapt. Daniel Putut Kuncoro Adi, menjelaskan bahwa pembukaan rute langsung Banjarmasin–Jeddah merupakan langkah strategis untuk memperluas jaringan penerbangan internasional dari berbagai daerah di Indonesia.
“Permintaan jamaah umrah dari Kalimantan Selatan sangat tinggi, rata-rata mencapai 65 ribu jamaah per tahun. Karena itu, penerbangan langsung sangat dibutuhkan agar jamaah tidak perlu transit di Surabaya atau Jakarta,” ungkap Kapt. Daniel di hadapan peserta gathering.
Selain perwakilan Lion Air, hadir pula Ir. Lukas Buntoro dari PT Maju Gemilang Investama (MGI) dan Rusly Effendy Siregar, Direktur PT Dwi Manunggal Sejahtera (DMS Travel), yang menyoroti peluang kerja sama dalam pengembangan layanan perjalanan umrah dan haji berbasis digital.
Dengan hadirnya rute langsung Banjarmasin–Jeddah, Kalimantan Selatan berpotensi menjadi salah satu pusat pemberangkatan jamaah umrah terbesar di kawasan Indonesia timur. Langkah ini diyakini akan memangkas waktu tempuh, meningkatkan efisiensi perjalanan, serta memberikan kenyamanan lebih bagi jamaah menuju Tanah Suci.
