Publica Portal Berita Online
Memanas, Tim Kuasa Hukum Ibnu Sina-Ariffin Serahkan Barang Bukti Kecurangan PSU ke Bawaslu Memanas, Tim Kuasa Hukum Ibnu Sina-Ariffin Serahkan Barang Bukti Kecurangan PSU ke Bawaslu
Publica.id, Banjarmasin – Meski Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Wali Kota Banjarmasin telah berakhir, Rabu (28/4/2021). Tensi politik justru kian kembali memanas. Terbaru, tim... Memanas, Tim Kuasa Hukum Ibnu Sina-Ariffin Serahkan Barang Bukti Kecurangan PSU ke Bawaslu

Publica.id, Banjarmasin – Meski Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Wali Kota Banjarmasin telah berakhir, Rabu (28/4/2021). Tensi politik justru kian kembali memanas.

Terbaru, tim Kuasa hukum Ibnu Sina-Ariffin Noor menyambangi kantor Bawaslu Kota Banjarmasin, Kamis (29/4/2021).

Kedatangan tim kuasa hukum untuk menyerahkan sejumlah barang bukti.

Barang bukti dimaksud yakni segepok uang jutaan rupiah, daftar penerima uang, rekaman suara dan video. Uang dengan pecahan Rp50 ribu.

Sederet bukti itu juga untuk melengkapi laporan yang dilayangkan ke Bawaslu setempat pada beberapa waktu lalu.

“Kami juga melengkapi laporan dengan daftar nama identitas para saksi yang telah kami ditelusuri oleh tim satgas khusus antimoney politics,” ujar Ketua Tim Kuasa Hukum Paslon 02, Imam Satria Jati, Jumat (30/4/2021).

Imam mengatakan dari daftar nama para saksi yang diserahkan pihaknya terdapat saksi kunci mengenai dugaan money politics di wilayah PSU Pilwali Banjarmasin. Yakni, Kelurahan Mantuil, Basirih Selatan dan Murung Raya.

“Kami berharap para penerima uang untuk melaporkan dan menyerahkan ke Bawaslu, daripada dianggap terlibat dalam tindak pidana money politics,” ucapnya.

Disinggung dari mana bukti-bukti bisa didapat termasuk nama-nama saksi. Imam tak menyebutkannya gamblang.

“Yang pasti dari warga oleh tim di lapangan. Terpenting lagi di lokasi PSU.bIa yang menyerahkan ke kami. Ia yang disuruh membagikan uang itu, tapi ia tidak mau melakukannya. Saat ini warga itu kami rahasiakan identitasnya, menjaga keselamatannya,” beber Imam.

Menurutnya perbuatan dugaan money politics ini sangat masif dilakukan rival politik Ibnu-Ariffin. “Dan tidak terbantahkan lagi,” ujarnya.

Lebih jauh, Imam meminta polisi melindungi para saksi yang mengadukan praktik politik uang selama PSU Banjarmasin.

“Termasuk saksi yang kami sampaikan ke Bawaslu pada hari ini,” ujarnya.

“Kami berharap Bawaslu bisa menegakkan keadilan pemilihan kepala daerah di kota Banjarmasin meski langit akan runtuh,” pungkasnya.

Editor:  Ahya Firmansyah

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *