MK Tolak Dalil AnandaMu, Ibnu Sina-Arifin Noor Bakal Dilantik Wali Kota-Wakil Wali Kota Banjarmasin

Publica.id, Banjarmasin – Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak dalil permohonan gugatan dengan nomor perkara 144/PHP.KOT-XIX/2021 yang dilayangkan Paslon nomor urut 04, Hj Ananda-Mushaffa Zakir.

Keputusan yang dibacakan Hakim MK Aswanto, MK tidak memperoleh keyakinan atas pihak terkait telah berupaya secara terstruktur, sistematis, masif untuk memengaruhi para pemilih di tiga kelurahan dengan iming-iming uang ataupun materi lain dengan tujuan untuk memenangkan pihak terkait.

Dengan begitu, pihak terkait yang dimaksud Ibnu Sina-Ariffin Noor tidak ditemukan adanya pelanggaran. Begitu pun pihak termohon, MK tidak menemukan adanya fakta hukum ketidaknetralan penyelenggaraan.

Sehingga MK tidak punya alasan membatalkan putusan KPU Banjarmasin menetapkan Ibnu Sina-Arifin Noor sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin terpilih.

Berdasarkan pertimbangan lainnya, MK juga telah mencermati secara saksama bukti-bukti yang diajukan AnandaMu mengenai adanya pelanggaran kampanye terselubung pasca-putusan MK dalam PSU Banjarmasin.

MK juga menilai permohonan AnandaMu tidak memenuhi ketentuan Pasal 158 II 10/2016 berkenaan dengan kedudukan hukum. Andai pun memiliki kedudukan hukum, dalil dalil pokok permohonan AnandaMu dianggap tidak beralasan.

Oleh karena itu, demi kepastian hukum MK menyatakan sah rekapitulasi hasil penghitungan suara KPU Banjarmasin yang memenangkan Ibnu-Ariffin.

Selanjutnya MK memerintahkan kepada KPU untuk menetapkan pasangan calon terpilih dalam Pilwali Banjarmasin 2020.

Ada delapan poin kesimpulan yang dibacakan Ketua Hakim MK, Anwar Usman. Yang intinya, MK menyatakan permohonan AnandaMu tidak dapat diterima, menyatakan sah keputusan KPU Banjarmasin yang memenangkan Ibnu-Ariffin tertanggal 2 Mei 2021, memerintahkan KPU menetapkan Ibnu-Ariffin sebagai pasangan calon terpilih.

Editor: Ahya Firmansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *