Teknologi

Operasi Zebra Seulawah: 80 Pengendara Ditilang dalam Seminggu

Operasi Zebra Seulawah 2025: Fokus pada Keselamatan Berkendara

Selama pelaksanaan Operasi Zebra Seulawah 2025, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banda Aceh mencatat sebanyak 80 pengendara ditilang dan 152 lainnya mendapat teguran. Operasi ini dilakukan selama sepekan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Joko Heri Purwono melalui Kasi Humas, Iptu Erfan Gustiar, menyebutkan bahwa pelanggaran yang paling sering ditemukan adalah tidak menggunakan helm, menerobos lampu merah, dan melawan arus. Tiga jenis pelanggaran ini masih mendominasi dan sangat berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

“Tiga jenis pelanggaran ini masih mendominasi dan sangat berisiko menimbulkan kecelakaan lalu lintas,” ujar Iptu Erfan saat dihubungi, Minggu (23/11/2025).

Penindakan dan Edukasi untuk Kesadaran Masyarakat

Selain penindakan berupa tilang, petugas juga memberikan edukasi dan teguran simpatik kepada pengendara yang melakukan pelanggaran ringan. Tujuannya agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya, bukan semata karena takut ditilang.

Operasi Zebra Seulawah tahun ini juga bertepatan dengan musim hujan, yang membuat kondisi jalan menjadi licin dan jarak pandang terbatas. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama di jam-jam sibuk dan kawasan padat lalu lintas.

“Kami mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan melengkapi diri dengan perlengkapan keselamatan seperti helm dan surat kendaraan. Apalagi saat cuaca hujan, hati-hati karena risiko kecelakaan berpotensi meningkat,” tegas Iptu Erfan.

Kesadaran sebagai Kebutuhan, Bukan Sekadar Kewajiban

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban. “Tertib berlalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tapi demi menjaga nyawa kita dan orang lain. Mari kita ciptakan jalanan yang aman dan nyaman untuk semua,” tambahnya.

Peningkatan Kesadaran dan Pengurangan Pelanggaran

Operasi Zebra Seulawah akan terus digelar hingga akhir November mendatang. Kasi Humas Polresta Banda Aceh berharap, melalui operasi ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara semakin meningkat. “Dan angka pelanggaran dapat ditekan secara signifikan,” pungkasnya.

Jenis Pelanggaran yang Umum Terjadi

Beberapa pelanggaran yang sering ditemukan selama operasi ini antara lain:

  • Tidak menggunakan helm: Helm merupakan salah satu alat keselamatan yang wajib digunakan oleh pengendara sepeda motor. Tanpa helm, risiko cedera parah atau bahkan kematian meningkat drastis.
  • Menerobos lampu merah: Perilaku ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan tabrakan dari arah depan atau samping.
  • Melawan arus: Melawan arus lalu lintas meningkatkan risiko tabrakan, terutama di jalan yang ramai dan sempit.

Tips untuk Berkendara Aman

Untuk menjaga keselamatan selama berkendara, masyarakat disarankan:

  • Memakai helm dengan benar: Pastikan helm sudah sesuai ukuran dan dalam kondisi baik.
  • Mengikuti aturan lalu lintas: Termasuk menghentikan kendaraan saat lampu merah dan tidak melawan arus.
  • Mempersiapkan perlengkapan keselamatan: Selain helm, pastikan surat kendaraan lengkap dan kondisi kendaraan dalam keadaan baik.
  • Menjaga jarak aman: Terutama saat berkendara di bawah cuaca buruk atau di jalan licin.

Pentingnya Kesadaran Bersama

Kesadaran masyarakat akan keselamatan berkendara sangat penting untuk menciptakan lingkungan berkendara yang aman. Dengan mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga keselamatan diri sendiri serta orang lain, kita dapat mengurangi jumlah kecelakaan dan menjaga kenyamanan dalam berlalu lintas.

Penulis: Nida’an KhafiyyaEditor: Nida’an Khafiyya