Peran Mathla’ul Anwar dalam Mendukung Perlindungan Anak di Ruang Digital
Ketua Umum PB Mathlaul Anwar, KH Embay Mulya Syarief, menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Forum Sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Kegiatan yang digelar di Aula Perguruan Mathlaul Anwar Pusat di Pandeglang pada hari Selasa, 16 Desember 2025, merupakan inisiatif bersama Badan Riset dan Inovasi Mathla’ul Anwar. Acara ini menjadi langkah strategis dan visioner dalam mewujudkan ruang digital yang aman, sehat, dan berkeadaban bagi anak-anak Indonesia.
“Bagi Mathla’ul Anwar, isu perlindungan anak, termasuk di ruang digital, bukanlah hal yang terpisah dari dunia pendidikan,” ujarnya. Ia menekankan bahwa Mathla’ul Anwar memiliki jaringan lembaga pendidikan yang sangat luas, mulai dari RA/TK, Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, Aliyah hingga perguruan tinggi. Hal ini menjadikan kehadiran PP TUNAS memiliki korelasi yang kuat dengan tanggung jawab dalam mendidik, membina, dan melindungi generasi muda, baik di ruang fisik maupun digital.
KH Embay menilai PP TUNAS bukan sekadar regulasi, tetapi sebagai instrumen moral dan kebijakan untuk memastikan bahwa teknologi digital tumbuh seiring dengan nilai-nilai perlindungan anak, etika, dan kemanusiaan. Ia menilai sosialisasi ini menjadi momentum penting untuk menyatukan perspektif negara, masyarakat sipil, dunia pendidikan, dan organisasi keagamaan dalam membangun tata kelola sistem elektronik yang berpihak pada kepentingan terbaik anak.
Komitmen Mathla’ul Anwar dalam Implementasi PP TUNAS
Mathla’ul Anwar menegaskan komitmennya untuk mendukung implementasi PP TUNAS melalui beberapa langkah strategis. Pertama, penguatan literasi digital di lingkungan sekolah dan madrasah. Dengan meningkatkan pemahaman siswa dan guru terhadap penggunaan teknologi secara bertanggung jawab, Mathla’ul Anwar berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bermanfaat.
Kedua, kolaborasi riset dan inovasi. Melalui kerja sama dengan lembaga riset dan institusi pendidikan, Mathla’ul Anwar berupaya mengembangkan solusi-solusi inovatif yang dapat mendukung pelaksanaan PP TUNAS. Hal ini juga bertujuan untuk memberikan wadah bagi para peneliti dan pengajar untuk berkontribusi dalam pembangunan sistem digital yang lebih manusiawi.
Ketiga, sinergi berkelanjutan dengan Kementerian Komunikasi dan Digital. Kolaborasi ini akan memastikan bahwa setiap upaya yang dilakukan oleh Mathla’ul Anwar selaras dengan kebijakan pemerintah, sehingga dampaknya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Harapan untuk Generasi Masa Depan
Dalam kesempatan tersebut, KH Embay menyampaikan harapan agar ikhtiar bersama ini menjadi bagian dari upaya menjaga masa depan anak-anak Indonesia. “Semoga ikhtiar bersama ini menjadi bagian dari upaya kita menjaga masa depan anak-anak Indonesia agar tumbuh sebagai generasi yang cerdas, berakhlak, dan aman di ruang digital,” ujarnya.
