Marcus Thuram Memuji AC Milan Setara dengan Real Madrid
Pada pertandingan Derby della Madonnina di pekan ke-12 Liga Italia, Inter Milan harus mengakui keunggulan AC Milan. Meskipun bermain menyerang sepanjang laga, Inter kalah 1-0 dari Milan setelah gol tunggal Christian Pulisic pada menit ke-54 menentukan hasil akhir pertandingan.
Striker Inter Milan, Marcus Thuram, tidak ragu untuk memuji tim lawan meski harus menerima kekalahan. Ia menyebut AC Milan sebagai tim yang sangat bagus dan bahkan menyamakan posisi mereka dengan Real Madrid dalam hal tipe permainan serangan balik.
Statistik yang Menggambarkan Permainan
Dari segi statistik, Inter Milan memiliki dominasi yang jelas. Mereka melepaskan 20 tembakan sepanjang pertandingan, hampir tiga kali lipat lebih banyak dari AC Milan yang hanya melepaskan 7 tembakan. Jumlah tembakan on target juga lebih tinggi bagi Inter (6) dibandingkan Milan (3).
Penguasaan bola juga menjadi keunggulan Inter dengan 64 persen, sementara Milan hanya mampu menguasai 36 persen. Dalam hal sentuhan di kotak penalti, Inter mencatatkan 47 kali sentuhan, sedangkan Milan hanya 16 kali.
Meski memiliki peluang yang lebih besar, Inter gagal memanfaatkannya secara maksimal. Beberapa peluang terbuang seperti sundulan Francesco Acerbi yang mengenai mistar gawang dan sepakan Lautaro Martinez yang ditepis kiper Milan, Mike Maignan, ke tiang gawang.
Pertahanan yang Tidak Cukup Efektif
Di sisi bertahan, Inter Milan sebenarnya mampu menangkal mayoritas serangan balik Milan. Namun, ketika Milan berhasil mengeksekusi serangan balik dengan baik, Inter langsung kebobolan. Selain itu, Inter juga gagal mengeksekusi penalti pada menit ke-74. Hakan Calhanoglu melihat upayanya dibendung oleh Maignan.
Pujian dari Marcus Thuram
Meski kalah dengan cara yang menyakitkan, Marcus Thuram tidak sungkan untuk memuji AC Milan. Ia bahkan menyebut Milan sebagai tim yang setara dengan Real Madrid dalam hal tipe permainan serangan balik.
Setelah pertandingan selesai, Thuram memberikan komentar positif kepada DAZN. “Saya pikir Milan, seperti Real Madrid, adalah tim bertipe serangan balik terkuat di Eropa,” katanya. Ia juga menegaskan bahwa meskipun kalah, Inter sudah melakukan pendekatan yang benar.
Thuram mengulangi pujiannya kepada Milan dalam sesi jumpa pers. “Beberapa pertandingan terakhir kami melawan Milan berlangsung hampir sama, kecuali di Coppa Italia. Itulah yang terjadi.” Menurutnya, Milan selalu menunggu dan menyerang balik dengan kuat.
Ia juga menambahkan, “Semua orang bilang bahwa Inter lebih kuat daripada Milan tetapi Milan adalah tim yang sangat bagus. Mereka memiliki penjaga gawang yang fantastis.”
Rekor Kekalahan yang Berlanjut
Dengan hasil ini, Inter Milan kini belum pernah menang atas AC Milan dalam enam laga terakhir di Derby della Madonnina. Hal ini menunjukkan bahwa Milan semakin kuat dalam persaingan antara dua klub besar di kota Milan.