Teknologi

Pemkab dan Kejari Tanggamus Gelar Panen Raya Padi

Sinergi Lintas Sektor dalam Mendukung Ketahanan Pangan

Pemerintah Kabupaten Tanggamus bersama Kejaksaan Negeri Tanggamus melaksanakan Panen Raya Padi di Pekon Banjar Sari, Kecamatan Wonosobo, sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional. Kegiatan ini melibatkan Petani Mitra Adhyaksa dan menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat tani.

Panen raya tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Kepala Kejaksaan Negeri Tanggamus Subari Kurniawan, serta unsur Forkopimda dan pimpinan instansi vertikal lainnya. Turut hadir Ketua Pengadilan Negeri Tanggamus, Wakapolres Tanggamus, perwakilan DPRD, Sekretaris Daerah, jajaran TNI-Polri, kepala organisasi perangkat daerah, camat, kepala pekon, serta para petani setempat.

Kepala Kejari Tanggamus Subari Kurniawan menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, yang menempatkan pangan sebagai pilar utama kedaulatan bangsa. Menurutnya, panen raya ini tidak sekadar kegiatan seremonial, melainkan bukti nyata implementasi kebijakan nasional melalui kerja konkret di tingkat daerah.

“Bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu memberi makan rakyatnya sendiri, tidak bergantung pada impor, dan menghormati petani sebagai penjaga kehidupan bangsa,” ujar Subari Kurniawan dalam sambutannya.

Subari menjelaskan, Kejaksaan hadir tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum di ruang sidang, tetapi juga berperan aktif mengawal pembangunan strategis, termasuk di sektor pertanian. Melalui Pengamanan Pembangunan Strategis (PPS) dan pendampingan hukum, Kejaksaan berkomitmen memastikan anggaran pertanian digunakan tepat sasaran, mencegah potensi penyimpangan sejak dini, serta memberikan rasa aman bagi petani dan pemerintah daerah.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Petani Mitra Adhyaksa yang dinilainya bukan sekadar mitra produksi, tetapi juga mitra perjuangan negara dalam menjaga kedaulatan pangan. Kolaborasi antara petani, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum disebut sebagai kunci keberhasilan pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

Peran Petani dalam Meningkatkan Produktivitas Pertanian

Sementara itu, Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto menyampaikan bahwa panen raya padi ini mencerminkan hasil nyata dari sinergi antara petani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan Kejaksaan. Menurutnya, dukungan lintas sektor menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus kesejahteraan petani.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Tanggamus dan Kejari Tanggamus menegaskan komitmen bersama untuk terus memperkuat sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan daerah, sekaligus kontribusi nyata menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Faktor-Faktor Pendukung Kesuksesan Kegiatan

  • Kolaborasi antar lembaga: Keterlibatan pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat tani membuktikan bahwa kesuksesan ketahanan pangan tidak bisa dicapai secara individu.
  • Peran kejaksaan: Kejaksaan tidak hanya bertugas dalam penegakan hukum, tetapi juga berperan dalam pengawasan pembangunan strategis, termasuk di bidang pertanian.
  • Partisipasi petani: Petani Mitra Adhyaksa menjadi tulang punggung dalam upaya membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.
  • Dukungan pemerintah daerah: Pemerintah kabupaten memiliki peran penting dalam memfasilitasi kebijakan dan program yang mendukung pertanian.

Tujuan Jangka Panjang

  • Meningkatkan kesejahteraan petani: Dengan meningkatkan produktivitas dan memastikan distribusi bantuan yang adil.
  • Menjaga kedaulatan pangan: Mengurangi ketergantungan pada impor dan memperkuat sistem pangan lokal.
  • Mencapai swasembada pangan: Mewujudkan target nasional dengan kerja sama yang solid antara berbagai pihak.


Penulis: Nida’an KhafiyyaEditor: Nida’an Khafiyya