Pemkot Banjarmasin Bakal Turunkan Pajak Sektor Usaha

Publica.id, Banjarmasin – Terpuruknya sektor usaha di masa pandemi menjadi pertimbangan pemerintah Kota Banjarmasin untuk melakukan pengurangan pajak kepada para pelaku usaha.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Banjarmasin Subhan Nor Yaumil mengatakan, tidak sedikit keluhan dunia usaha yang menginginkan pengurangan pajak, agar bisa bertahan di masa pandemi seperti saat ini.

“Memang tidak sedikit usulan itu. Ya kami akan bahas bersama legislatif. Termasuk juga bersama Panitia Khusus (Pansus) Raperda pajak yang saat ini mulai dibahas,” ucapnya.

Dikatakan Subhan, Bakeuda mendapatkan banyak masukkan dan mendengarkan langsung tentang kesulitan pelaku usaha di masa sulit sekarang, sehingga meminta adanya pengurangan pajak.

Subhan memisalkan usaha hiburan yang mengharuskan membayar sebesar 40 persen, namun di masa pandemi usaha mereka sedang tidak berjalan.

Melihat situasi di tengah pandemi seperti saat ini lanjutnya, dirasa perlu melakukan stimulus ekonomi salah satunya pengurangan beban pajak kepada sektor usaha, untuk menggairahkan investasi di Banjarmasin.

Baca jugaJaga Stabilitas, Bank Indonesia Tahan Bunga Acuan di Level 3,5%

“Salah satunya Pansus ini juga akan menggabungkan sejumlah aturan dalam beberapa Perda menjadi satu Perda saja. Ini akan lebih memudahkan pemerintah dalam hal regulasi,” terangnya.

Terpisah Ketua Pansus Raperda Pajak Bambang Yanto Permono menilai pemerintah dalam kondisi seperti saat ini perlu menggairahkan kembali sektor usaha.

Salah satunya lanjut Politisi Partai Demokrat itu dengan mengurangi beban pajak, agar dunia investasi kembali meningkat.

“Kita lihat dulu bagaimana nanti teknisnya. Disatu sisi kita juga perlu mempertahankan PAD sektor pajak. Yang menjadi persoalan jika sektor usaha terus berkurang, dampaknya juga berkurangnya PAD yang diterima pemerintah,” sebutnya.

Relaksasi untuk sektor usaha di masa pandemi seperti saat ini lanjutnya, bisa dikatakan salah satu upaya mendorong kembali pertumbuhan sektor ekonomi yang dalam setahun terakhir menghadapi situasi sulit akibat pandemi.

“Kita perlu memikirkan bagaimana agar ekonomi di Banjarmasin bisa kembali tumbuh. Salah satunya dengan membuka investasi,” tutupnya.

Editor: Ahya Firmansyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *