Teknologi

Pengeluaran Akhir Tahun? Bisa Jadi Untuk Mudik!

Pengeluaran Akhir Tahun yang Tak Terhindarkan

Akhir tahun sering kali menjadi momen yang sangat berkesan bagi setiap orang. Seolah-olah kita telah menyelesaikan perjalanan selama satu tahun dengan segala suka dan duka yang dialami. Akhir tahun juga dianggap sebagai momen untuk menutup buku lama dan membuka buku baru, dengan harapan bahwa cerita yang akan datang lebih baik dari sebelumnya.

Selain itu, akhir tahun biasanya disertai dengan cuti bersama yang diberikan oleh pemerintah. Misalnya, jika Natal jatuh pada tanggal 25 Desember, maka tanggal 26 Desember menjadi hari libur bersama. Ditambah dengan Sabtu dan Minggu, maka terdapat empat hari merah. Dengan mengambil cuti tahunan selama tiga hari (29-30-31), seseorang bisa memiliki delapan hari libur yang sangat sayang jika tidak dimanfaatkan untuk mudik.

Perjalanan Mudik ke Malang

Saya sendiri seringkali memilih untuk mudik ke Kota Malang di akhir tahun. Kedua orang tua saya masih tinggal di sana, begitu pula dengan keempat kakak saya. Beberapa kali, saya mudik bersama keluarga lengkap, yaitu bersama suami dan tiga anak. Namun, ada juga saat-saat di mana saya mudik sendirian, tanpa rombongan.

Pengeluaran terbesar dalam perjalanan mudik ini adalah tiket pesawat. Jika dari Makassar ke Surabaya pulang-pergi, minimal biayanya sekitar 2 juta rupiah. Ditambah biaya travel dari Surabaya ke Malang pulang-pergi sebesar Rp360.000. Oh ya, sebelumnya juga biasanya saya membeli oleh-oleh sekitar Rp500.000.

Hitung-hitungan Biaya

Perhitungan biaya ini bisa menjadi cukup rumit. Saat sampai di Malang, kadang saya harus mengeluarkan uang lagi untuk membeli berbagai kebutuhan, seperti makanan atau jajan. Jika saya mudik sendirian, saya jarang pergi ke tempat wisata. Namun, jika pergi bersama keluarga lengkap, biaya rekreasi ke satu tempat bisa mencapai 2 juta rupiah, termasuk tiket masuk dan makan di lokasi wisata.

Wisata seperti Jatim Park memang cukup mahal. Anak-anak biasanya senang berkunjung ke tempat-tempat seperti ini. Sementara saya lebih memilih tempat yang dekat-dekat saja.

Biaya Tambahan dan Penghematan

Sebelum kembali ke Makassar, saya biasanya juga memberikan uang kepada keluarga. Jadi, kira-kira jika mode mudik lajang, pengeluaran akhir tahun bisa mencapai 5-6 juta rupiah. Jika mode full team, biayanya bisa mencapai 16-18 juta rupiah, termasuk tiket pesawat pulang-pergi sebesar 10 juta rupiah untuk lima orang.

Jika tidak mudik, tentu pengeluaran akan jauh lebih hemat. Kami hanya pergi ke tempat wisata di Makassar dan sekitarnya, dengan total biaya sekitar 2-3 juta rupiah, tergantung apakah wisata tersebut jauh dan memerlukan penginapan atau tidak.

Kesepakatan Keluarga dan Manfaat Silaturahmi

Menurut saya, pengeluaran akhir tahun ini tergantung pada kesepakatan keluarga. Jika harus mudik dan konsekuensinya banyak biaya, semua sudah dirundingkan dan tidak menjadi masalah. Bahkan, harus menguras tabungan pun tidak masalah, karena mudik sejatinya adalah silaturahmi yang manfaat dan pahalanya melebihi angka rupiah yang dikeluarkan.

Salam akhir tahun dan tetap semangat.

Penulis: Nida’an KhafiyyaEditor: Nida’an Khafiyya