Teknologi

Penjualan Daihatsu Naik 7 Persen, Ini Model Terlarisnya

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mencatatkan peningkatan positif dalam penjualan ritel atau pengiriman dari diler ke konsumen langsung selama bulan Oktober. Hasilnya, terjadi kenaikan sebesar 7 persen dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Selama bulan kesepuluh tahun ini, Daihatsu berhasil mendistribusikan kendaraannya sebanyak 12.196 unit, meningkat 806 unit dibandingkan September yang mencapai 11.390 unit. Segmen light commercial vehicle dan LCGC tetap menjadi andalan perusahaan.

Secara rinci, model Gran Max Pick up (PU) terjual sebanyak 4.436 unit atau berkontribusi sebesar 34 persen dari total penjualan. Sementara itu, model Gran Max Minibus mampu diedarkan sebanyak 4.208 unit, dengan kontribusi sebesar 19,7 persen.

Di sisi lain, jajaran model LCGC seperti Daihatsu Sigra masih menjadi pilihan utama konsumen dengan angka penjualan sebesar 2.348 unit atau menyumbang 19,3 persen dari total. Sementara itu, model Ayla terjual sebanyak 764 unit, dengan kontribusi 6,3 persen dari total penjualan.

Marketing and Corporate Communication Director PT ADM, Sri Agung Handayani menyampaikan bahwa pencapaian baik tersebut didukung oleh kepercayaan dan loyalitas para pelanggan Daihatsu di seluruh Indonesia.

“Kami bersyukur, sepanjang Oktober 2025 lebih dari 80 persen penjualan Daihatsu didukung oleh segmen commercial low dan LCGC,” ujar Agung dalam keterangan resmi yang diterima Publica.id.

“Khusus segmen Commercial Low mendominasi penjualan Daihatsu sekitar 56 persen yang berkontribusi pada pertumbuhan perekonomian di Indonesia karena menjadi mitra bisnis bagi para pelaku usaha dan UMKM baik perorangan maupun perusahaan,” tambahnya.

Secara year to date (YTD) hingga Oktober 2025, segmen Commercial Low Daihatsu juga mengalami pertumbuhan dari sisi pangsa pasar menjadi 65,5 persen, naik 2,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 63,1 persen.

Segmen tersebut didukung oleh dua model unggulan, yaitu Gran Max PU yang terjual sebanyak 34.340 unit, mendominasi pasar pick up low sebesar 58,6 persen. Angka ini meningkat 1,5 persen dibandingkan tahun 2024 lalu.

Selanjutnya, Gran Max Minibus telah terjual sebanyak 14.098 unit dengan pangsa pasar sebesar 91,8 persen di segmen semi-commercial. Angka ini juga meningkat sebesar 0,9 persen dibandingkan periode serupa tahun 2024 kemarin.

Dengan demikian, Daihatsu mampu memperkuat pangsa pasar otomotif nasional sebesar 17 persen dengan total penjualan sebanyak 112.530 unit. Sementara itu, perolehan keseluruhan pasar roda empat atau lebih sejauh ini sudah mencapai 660 ribu unit.

Menurut pabrikan, terdapat beberapa alasan mengapa konsumen memilih mobil Daihatsu sebagai kendaraan yang memberikan nilai terbaik. Di antaranya adalah efisiensi bahan bakar yang optimal, harga kendaraan yang terjangkau, serta total cost ownership yang memberikan nilai ekonomis jangka panjang.

Selain itu, kemudahan perawatan melalui jaringan layanan purnajual yang luas, serta harga jual kembali (resale value) yang stabil juga menjadi faktor penting. Bahkan setelah beberapa tahun penggunaan, Daihatsu tetap menjadi solusi tepat bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan sebagai aset investasi mereka.

Penulis: Nida’an KhafiyyaEditor: Nida’an Khafiyya