Peringatan Cuaca Ekstrem di Sulawesi Tenggara
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem di wilayah Sulawesi Tenggara. Peringatan ini berlaku pada hari Kamis, 11 Desember 2025, dengan potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang. Peringatan ini berlaku hingga sekitar pukul 10.40 WITA.
Wilayah yang terdampak utama meliputi beberapa kabupaten, antara lain Kabupaten Kolaka, Bombana, Konawe Utara, dan Konawe. Di dalam masing-masing kabupaten tersebut, terdapat beberapa kecamatan yang berpotensi mengalami hujan lebat. Selain itu, kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan akan meluas ke wilayah-wilayah tambahan di beberapa kabupaten tersebut.
Daftar Wilayah Terdampak
Berikut adalah daftar wilayah yang masuk dalam peringatan dini cuaca BMKG:
- Kabupaten Kolaka:
- Watubangga
- Tanggetada
- Toari
- Polinggona
-
Dapat meluas ke wilayah:
- Pomalaa
-
Kabupaten Bombana:
- Poleang
- Rarowatu
- Poleang Barat
- Poleang Utara
- Tontonunu
- Mata Usu
-
Dapat meluas ke wilayah:
- Poleang Timur
- Rarowatu Utara
- Poleang Selatan
- Poleang Tengah
- Lantari Jaya
-
Kabupaten Konawe Utara:
- Asera
- Wiwirano
- Langgikima
- Molawe
- Oheo
- Andowia
- Lasolo Kepulauan
- Landawe
- Dapat meluas ke wilayah:
- Lasolo
- Wawolesea
-
Serta dapat meluas ke wilayah:
-
Kabupaten Konawe:
- Abuki
- Latoma
- Routa
- Asinua
- Tongauna Utara
Peringatan ini dikeluarkan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi bencana akibat curah hujan tinggi, seperti banjir, tanah longsor, atau angin kencang yang bisa membahayakan keselamatan masyarakat. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi cuaca secara berkala.
Perkembangan Cuaca
Menurut prakirawan BMKG, kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 10.40 WITA. Namun, perkembangan selanjutnya akan terus dipantau dan diperbarui jika diperlukan. Masyarakat diharapkan tidak melakukan aktivitas di luar rumah yang tidak mendesak, terutama saat hujan lebat terjadi.
Dalam situasi seperti ini, penting bagi masyarakat untuk mematuhi imbauan dari pihak berwenang dan menjaga kesiapsiagaan. Pemerintah setempat juga diminta untuk segera menyiapkan langkah-langkah mitigasi bencana, seperti evakuasi sementara dan pengamanan infrastruktur.
