Peran PKH dalam Pengentasan Kemiskinan di NTB
Wagub NTB, Indah Dhamayanti Putri, menekankan pentingnya peran Program Keluarga Harapan (PKH) dalam menurunkan angka kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini disampaikan saat membuka workshop peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) PKH di Senggigi, Selasa (18/11/2025).
Dalam arahannya, Ia menyoroti masalah akurasi data sebagai salah satu tantangan utama dalam menjalankan program. Menurutnya, keakuratan data sangat penting agar program bisa tepat sasaran dan mampu mengangkat masyarakat dari kategori keluarga miskin.
“Ini masalah serius. Kita semua ingin selamat dalam menjalankan tugas, maka akurasi data menjadi penting,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa semua program pemerintah harus berbasis data yang valid. Jika data masih amburadul, maka semua rencana akan sia-sia karena tidak tepat sasaran.
“Semua mimpi dan kerja keras kita kembali pada penyatuan data. Jika datanya tidak tepat, maka program kita bisa sia-sia,” tambahnya.
Pendataan yang Lebih Detail
Dinda juga menyebutkan bahwa dari lebih dari 140 desa kategori miskin ekstrem, hanya 40 yang mendapat dukungan Program Desa Berdaya. Tahun 2026 akan menjadi tahun pertama penerapan penuh program tersebut.
Selain itu, ia menyoroti dua kabupaten yang masih masuk kategori merah, yaitu Lombok Utara dan Lombok Timur. Ia meminta pendataan yang lebih detail untuk kedua wilayah tersebut.
Mendorong KPM yang Sudah Mapan
Ia juga mengingatkan pendamping PKH untuk mendorong Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang sudah mapan agar berani menyatakan mandiri.
“Jika setelah bertahun-tahun menerima bantuan kondisi mereka sudah baik, harus ada keberanian untuk keluar dari PKH agar bisa bergantian dengan rumah tangga miskin yang baru,” ujarnya.
Tahun depan, Gubernur dan Wagub akan turun langsung memantau progres Desa Berdaya. Wagub berharap workshop ini menghasilkan rekomendasi kuat untuk pengentasan kemiskinan ekstrem.
“Sukses tidaknya saya dan Bapak Gubernur dalam upaya pengentasan kemiskinan, salah satunya bergantung pada PKH ini,” katanya.
Workshop untuk Peningkatan Kapasitas SDM
Kepala Dinas Sosial NTB, Nunung Triningsih, menjelaskan bahwa workshop ini adalah langkah nyata dalam mensukseskan visi-misi pemberdayaan masyarakat miskin di NTB.
“Untuk mendukung program pemerintah, Dinas Sosial mengadakan workshop selama tiga hari kedepan untuk peningkatan kapasitas SDM,” kata Nunung.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat pendamping PKH dalam mengawal masyarakat menuju kemandirian, sekaligus mempercepat mencapai target pengentasan kemiskinan di NTB.
Fokus pada Kemandirian dan Akurasi Data
Dengan fokus pada kemandirian dan akurasi data, PKH diharapkan dapat menjadi salah satu pilar utama dalam pengentasan kemiskinan di NTB. Workshop ini menjadi momen penting bagi para pendamping untuk meningkatkan kapasitas dan memastikan program berjalan efektif.
