Penggunaan Mobil Listrik di Indonesia Masih Terbatas pada Kota Besar
Pabrikan mobil listrik asal Tiongkok, Chery, mengungkapkan bahwa konsumen di Indonesia masih memerlukan edukasi lebih lanjut terkait penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Hal ini dilakukan agar penyebaran pengetahuan tentang mobil listrik bisa lebih merata dan tidak hanya berpusat di kota-kota besar.
Rifkie Setiawan, Head of Brands Chery Sales Indonesia, menyampaikan hal tersebut saat berada di Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (11/10/2025). Ia menjelaskan bahwa meskipun kesadaran masyarakat sudah mulai tumbuh, namun penetrasi mobil listrik masih terbatas di wilayah Jabodetabek dan beberapa kota besar lainnya.
“Sebenarnya sudah terbentuk, cuma belum sepenuhnya. Artinya masih konsentrasinya di Jabodetabek dan beberapa kota besar, belum masuk ke beberapa wilayah kota yang lain,” ujar Rifkie.
Potensi Penggunaan Mobil Listrik di Kawasan Suburban
Menurut Rifkie, penggunaan mobil listrik tidak hanya terbatas pada kota besar. Pihaknya menilai bahwa mobil listrik juga bisa berkembang di kawasan suburban. Alasannya adalah jarak antar titik yang tidak terlalu jauh, sehingga penggunaan kendaraan ramah lingkungan ini dinilai cukup menguntungkan dalam hal mobilitas.
Selain itu, konsumen di beberapa kota sering mengalami antrean panjang di malam hari untuk mengisi bensin. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa mobil listrik bisa menjadi alternatif yang lebih efisien.
Strategi Chery dalam Meningkatkan Adopsi Kendaraan Listrik
Chery, seperti merek-merek lain di Indonesia, sering menyediakan pilihan powertrain pada mobil listrik, baik hybrid maupun full electric. Strategi ini disebut sebagai cara untuk meningkatkan adopsi kendaraan listrik, terutama di daerah yang belum sepenuhnya tersentuh oleh mobil listrik.
“Masih belum (daerah suburban). Makanya kenapa kita Chery strateginya memberikan beberapa alternatif powertrain untuk bisa berikan penetrasi ke beberapa kota-kota yang tidak atau belum mereka untuk mengadopsi langsung BEV,” ujar Rifkie.
Teknologi Tiggo 9 CSH yang Diperkenalkan Chery
Beberapa waktu lalu, Chery meluncurkan mobil Tiggo 9 CSH (Chery Super Hybrid) yang dilengkapi dengan mesin ACTECO H4J15 berkapasitas 1.500 cc turbo beserta tiga motor listrik dan baterai 34,4 kWh. Keberadaan tiga motor listrik tersebut mampu menghasilkan tenaga mencapai 395 PS dan torsi sebesar 650 Nm.
Dalam kondisi BBM penuh dan baterai yang juga penuh, kendaraan ini dapat berjalan hingga 1.400 kilometer. Sementara itu, dalam mode EV (Electric Vehicle), Tiggo 9 CSH mampu berjalan sejauh 180 kilometer.
Kesimpulan
Dengan berbagai inovasi dan strategi yang diterapkan, Chery berharap dapat memperluas penetrasi mobil listrik di Indonesia. Meski saat ini penggunaan mobil listrik masih terbatas di kota-kota besar, pihak perusahaan optimis bahwa mobil listrik bisa menjadi pilihan utama di berbagai wilayah, termasuk kawasan suburban. Edukasi dan penyediaan berbagai pilihan powertrain akan menjadi kunci utama dalam mencapai tujuan tersebut.
