News

Produser dan Sutradara Bocorkan Pesan Tersembunyi di Film “Yakin Nikah”

Pesan Mendalam di Balik Kehidupan Cinta dalam Film Yakin Nikah

Film Yakin Nikah tidak hanya menjadi ajang meriah dengan hadirnya bintang-bintang ternama di red carpet, tetapi juga menjadi ruang bagi para sineas untuk menyampaikan pesan penting tentang kehidupan dan keputusan besar. Produser Shierly Kosasih dan sutradara Pritagita Arianegara bersepakat bahwa film ini bukan sekadar tontonan romantis, melainkan refleksi tentang bagaimana seseorang menghadapi tekanan sosial, keluarga, dan masalah cinta.

Shierly Kosasih menyampaikan harapannya agar film Yakin Nikah tidak hanya menghibur penonton, tetapi juga mampu memicu diskusi. Ia ingin penonton tidak hanya tertawa dan terbawa perasaan, tetapi juga berpikir tentang cara mereka menangani tekanan sosial dan kisah cinta dalam hidup mereka.

“Film ini ringan, tapi membawa pesan yang dekat dengan realita banyak orang. Saya ingin penonton bisa merenungkan bagaimana kita menyikapi pertanyaan-pertanyaan seperti ‘kapan nikah?’ yang sering kali terasa sangat berat,” ujarnya.

Menurut Shierly, kekuatan dari film ini terletak pada kesederhanaan ceritanya yang justru membuatnya universal. Ia menjelaskan bahwa setiap orang pernah menghadapi pertanyaan sederhana ini, meskipun dampaknya bisa sangat besar, terutama ketika seseorang masih bimbang.

“Film ini mencoba menggambarkan rasa bimbang itu dengan cara yang menyenangkan sekaligus menyentuh. Itu yang membuatnya begitu istimewa,” tambahnya.

Pesan Penting tentang Mengenal Diri Sendiri

Sementara itu, sutradara Pritagita Arianegara menekankan bahwa Yakin Nikah bukan hanya tentang kisah cinta segitiga antara Niken, Arya, dan Gerry. Ia menjelaskan bahwa film ini memiliki pesan utama tentang pentingnya mengenal diri sendiri sebelum mengambil keputusan besar dalam hidup.

“Bagaimana bisa yakin dengan orang lain jika kita bahkan belum yakin dengan diri sendiri? Itu inti dari pesan yang ingin saya sampaikan,” ujar Pritagita.

Ia juga menjelaskan bahwa proses pembuatan film ini dilakukan dengan seimbang antara drama dan humor agar pesan tidak terasa terlalu menggurui. Tujuannya adalah agar penonton bisa tertawa, terhibur, sekaligus tersentuh oleh kisah yang disampaikan.

“Kehidupan cinta sering kali absurd, dan lewat absurditas itu kita belajar. Kami ingin penonton bisa merasakan hal tersebut,” katanya.

Karakter Niken yang Representatif

Pritagita menilai karakter Niken, yang diperankan oleh Enzy Storia, sebagai representasi perempuan modern masa kini. Ia sering terjebak dalam ekspektasi keluarga, pasangan, dan suara hati sendiri.

“Ia adalah gambaran perempuan yang sering kali merasa dipaksa untuk mengambil keputusan tanpa benar-benar siap. Saya yakin banyak perempuan akan melihat diri mereka sendiri dalam karakter Niken,” jelasnya.

Dengan pesan yang disampaikan oleh produser dan sutradara, Yakin Nikah tidak hanya menjadi hiburan biasa, tetapi juga menjadi karya yang ingin membuka ruang diskusi. Film yang akan tayang pada 9 Oktober 2025 ini diharapkan menjadi ajakan untuk lebih jujur pada diri sendiri sebelum menjawab pertanyaan penting: sudah yakin nikah?

Penulis: Nida’an Khafiyya