Teknologi

Puncak HUT 26 DWP: Bupati Sorong Selatan Ajak Istri ASN Jadi Penopang, Bukan Penggosip

Perayaan HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sorong Selatan

Perayaan HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sorong Selatan berlangsung dengan meriah di Gedung Wanita, Teminabuan, Rabu (10/12/2025). Acara ini menjadi momen penting untuk memperingati peran dan kontribusi para anggota DWP dalam masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Penasihat DWP yang juga Bupati Sorong Selatan Petronela Krenak memberikan wejangan kepada seluruh anggota DWP. Ia menekankan bahwa peran istri sebagai pendukung utama keberhasilan suami sangat penting, terutama bagi pegawai negeri sipil (ASN) yang bertugas melayani masyarakat.

“Jangan berpikir bahwa karena menjadi wanita karier lalu melupakan peran sebagai istri. Anda dipandang karena ada suami yang berdiri di depan. Karena itu, istri harus memberi dukungan penuh,” ujar Petronela.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan seorang suami tidak terlepas dari kebijaksanaan istri dalam mendampingi, mengendalikan diri, dan memberikan dukungan sepenuh hati. Hal ini menunjukkan bahwa peran perempuan tidak hanya sebatas pada pekerjaan tetapi juga dalam menjaga keseimbangan keluarga.

Petronela juga mengajak anggota DWP dan organisasi wanita lainnya lebih aktif berkontribusi nyata kepada masyarakat, bukan sekadar hadir dalam acara seremonial. Ia menegaskan pentingnya menunjukkan jati diri sebagai wanita hebat dan tangguh, serta sebagai istri yang bijak dan setia menopang suami, bukan wanita yang hanya bergosip.

Selain itu, ia berharap organisasi wanita dapat terlibat dalam upaya pemerintah daerah mengentaskan stunting. Petronela menyinggung peran suami dalam mendorong istri mendukung aktivitas ekonomi masyarakat lokal di pasar daerah.

Peran Perempuan dalam Pembangunan Daerah

Senada dengan penekanan Bupati, Ketua DWP Kabupaten Sorong Selatan Sri Rahayu Wamafma menyatakan bahwa kemajuan daerah berawal dari keluarga yang berkualitas. Ia menekankan bahwa perempuan berdaya adalah pilar terwujudnya keluarga sehat, cerdas, dan berakhlak.

“DWP berbagi peran dalam mendukung suami dan mengabdi kepada masyarakat,” ujarnya. Sri menekankan pentingnya penguatan peran perempuan dalam mendukung kebijakan pembangunan daerah.

Rangkaian kegiatan HUT ke-26 DWP diisi dengan berbagai acara yang bermakna. Salah satunya adalah anjangsana yang dilakukan oleh para anggota DWP. Selain itu, ada pemberian santunan kepada remaja putri di Asrama P3W. Acara ini juga diakhiri dengan penyerahan cendera mata kepada ibu-ibu purna bakti DWP sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian mereka.

Berbagai Aktivitas dalam Rangka HUT ke-26

Kegiatan HUT ke-26 DWP tidak hanya berupa acara formal, tetapi juga memiliki makna yang dalam. Para anggota DWP turut serta dalam berbagai kegiatan sosial dan komunitas. Hal ini mencerminkan komitmen DWP dalam membantu masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.

Beberapa kegiatan yang dilakukan antara lain:

  • Anjangsana: Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat hubungan antar anggota DWP dan masyarakat.
  • Santunan kepada remaja putri: Memberikan dukungan kepada generasi muda yang membutuhkan bantuan.
  • Penyerahan cendera mata: Sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian ibu-ibu purna bakti DWP.

Acara ini juga menjadi momentum untuk merayakan pencapaian DWP dalam beberapa tahun terakhir. Dengan berbagai kegiatan yang dilakukan, DWP terus berkomitmen untuk menjadi organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan keluarga.


Penulis: Nida’an KhafiyyaEditor: Nida’an Khafiyya