Capcom kembali menggebrak dunia game horor dengan pengumuman Resident Evil Requiem yang dijadwalkan rilis pada 26 Februari 2026. Game ini akan hadir pertama kali di platform PC melalui Steam, dengan kemungkinan rilis di konsol menyusul segera setelahnya.
Resident Evil Requiem membawa angin segar lewat karakter utama baru bernama Grace Ashcroft. Kehadirannya memberikan warna berbeda setelah beberapa seri sebelumnya menampilkan tokoh legendaris seperti Leon S. Kennedy, Jill Valentine, dan Ethan Winters. Selain itu, Capcom juga menghadirkan dua sudut pandang permainan, yakni First-person dan Third-person, yang menjanjikan pengalaman berbeda bagi para pemain.
Kenapa Capcom Pilih Dua Mode Kamera?
Menurut Koshi Nakanishi, Director Resident Evil Requiem, pilihan dua mode kamera ini lahir dari evaluasi terhadap Resident Evil 7 yang menuai beragam tanggapan. Mode First-person memang menghadirkan imersi mendalam dan ketegangan tinggi, membuat pemain seolah berada langsung di tengah teror. Namun, tingkat realisme yang tinggi juga membuat sebagian pemain merasa pengalaman horornya terlalu menakutkan hingga sulit diselesaikan.
Nakanishi menegaskan, “Jika First-person terasa terlalu seram, maka opsi Third-person tersedia untuk menurunkan intensitas horor dengan memperlihatkan karakter di layar. Dengan begitu, semua orang tetap bisa menikmati Requiem tanpa harus takut berlebihan.”
Dengan dua pilihan ini, Capcom berharap dapat menjangkau beragam tipe pemain, mulai dari mereka yang menginginkan horor ekstrem hingga yang ingin menikmati cerita dengan nuansa lebih ringan.
Grace Ashcroft: Wajah Baru dalam Cerita Mencekam
Resident Evil Requiem memperkenalkan Grace Ashcroft, seorang wanita tangguh dengan latar belakang misterius yang menjadi pusat cerita. Meskipun detail asal-usul Grace belum diungkap secara lengkap, trailer awal menunjukkan dirinya terjebak di lingkungan penuh ancaman bioweapon khas franchise Resident Evil.
Langkah Capcom menghadirkan Grace mendapat sambutan positif dari penggemar. Setelah dua seri terakhir yang fokus pada Ethan Winters, kehadiran Grace dianggap mampu membawa penyegaran dan berpotensi menjadi ikon baru yang mewakili seri ini.
Dua Perspektif Kamera, Dua Nuansa Horor
Resident Evil Requiem menawarkan fleksibilitas lewat dua mode kamera:
- First-person: memberikan imersi penuh dengan ketegangan tinggi, membuat setiap jumpscare terasa sangat dekat. Ideal bagi pemain yang menginginkan sensasi horor otentik dan intens.
- Third-person: menyajikan tampilan karakter yang jelas dan gameplay lebih nyaman, membawa nuansa klasik khas seri Resident Evil terdahulu.
Kombinasi ini memadukan kelebihan kedua gaya bermain. Para penggemar lama yang rindu gameplay klasik bisa memilih Third-person, sementara pecinta horor modern tetap dapat merasakan ketegangan maksimal lewat First-person.
Rilis dan Harapan Penggemar
Resident Evil Requiem siap meluncur pada 26 Februari 2026 untuk PC lewat Steam. Konsol seperti PlayStation 5 dan Xbox Series X/S kemungkinan besar juga akan mendapatkan versi mereka dalam waktu dekat.
Setelah sukses besar Resident Evil 2 Remake dan Resident Evil Village, ekspektasi terhadap seri ini sangat tinggi. Kehadiran Grace Ashcroft dan pilihan mode kamera ganda membuat banyak pemain optimis bahwa Requiem akan menjadi salah satu seri terbaik dalam dekade ini.
Kesimpulan
Resident Evil Requiem menunjukkan langkah berani Capcom dengan menawarkan dua perspektif kamera yang berbeda, memenuhi selera beragam pemain. Ditambah karakter utama baru Grace Ashcroft, game ini menjanjikan pengalaman horor yang segar dan mendalam.
Tinggal menunggu waktu hingga 26 Februari 2026, penggemar akhirnya dapat menyelami kengerian terbaru dari franchise legendaris ini dengan cara yang belum pernah ada sebelumnya.