Komunitas Perempuan Athena Berbagi Kado Natal untuk Penyintas dan Penyandang Disabilitas
Pada perayaan Natal 2025, Komunitas Perempuan Athena di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan aksi kemanusiaan dengan membagikan kado Natal kepada 10 penyintas dan penyandang disabilitas psikososial di Kecamatan Borong. Kegiatan ini dilakukan pada Minggu (21/12/2025) sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama yang sedang mengalami kesulitan.
Maria Tovin, Ketua Komunitas Perempuan Athena, menjelaskan bahwa komunitas ini dibentuk berdasarkan rasa empati terhadap perempuan dan masyarakat yang sedang menderita. Ia menyebutkan bahwa nama “Athena” dipilih karena terinspirasi dari Dewi Athena yang dikenal cantik, tulus, bijaksana, dan cerdas. Sepuluh perempuan pendiri komunitas ini memilih filosofi tersebut untuk ikut serta dalam membangun manusia di Manggarai Timur, khususnya bagi kaum perempuan.
Kegiatan Pertama Komunitas: Berbagi Kado Natal
Kegiatan pertama yang dilakukan oleh Komunitas Perempuan Athena adalah berbagi kado Natal kepada para penyintas disabilitas psikososial yang tinggal di wilayah Borong. Maria mengungkapkan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan semangat dan kebahagiaan kepada mereka yang sedang menghadapi tantangan hidup.
“Kami sangat prihatin melihat perjuangan mereka. Ada yang mengalami stroke, ada yang masih dipasung, dan banyak yang tinggal di rumah yang tidak layak,” ujarnya.
Suasana Haru Saat Pemberian Kado
Saat tim Komunitas Perempuan Athena mengunjungi rumah-rumah penerima hadiah Natal, suasana penuh haru terlihat. Di Kampung Cepiwatu, Desa Nanga Labang, Antonius yang menderita stroke tidak kuasa menahan tangis saat menerima kado dari Maria. Kunjungan berlanjut ke Kampung Toka, di mana seorang anak penyandang disabilitas dan keluarganya menyambut dengan air mata.
Di Kampung Longko, Desa Bangka Kantar, kado diberikan kepada penyintas beserta istri dan balitanya. Lalu, di Kampung Waereca, Kelurahan Rana Loba, seorang penyintas stroke lagi-lagi menangis haru. Perjalanan ditutup di Kampung Peot dan Kembur, Kelurahan Peot, dengan penyerahan kado terakhir kepada penyandang disabilitas psikososial yang masih dipasung.
“Kami merasakan betapa beratnya perjuangan keluarga yang merawat mereka. Kami berbagi kasih seadanya, tapi dari hati,” kata Maria.
Harapan untuk Masa Depan
Astri dan Koniaty, dua anggota komunitas, menyatakan bahwa Perempuan Athena akan terus berkolaborasi dengan komunitas perempuan lain di Manggarai Timur untuk melakukan aksi kemanusiaan. Mereka menekankan bahwa komunitas perempuan di daerah ini masih sangat terbatas, dan mereka hadir untuk bergerak bersama dalam karya kasih.
- Kolaborasi dengan komunitas lain
- Fokus pada aksi kemanusiaan
- Memberikan dukungan untuk keluarga penyintas
Komunitas Perempuan Athena menunjukkan bahwa kepedulian dan empati dapat menjadi alat untuk mengubah kehidupan seseorang. Dengan tindakan kecil seperti pembagian kado Natal, mereka memberikan harapan baru bagi para penyintas dan penyandang disabilitas psikososial di wilayah Borong.
