Teknologi

Setelah Viral di Media Sosial, Bahlil Distribusikan Tenda untuk Korban Banjir Batangtoru Tapsel

Perkembangan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Tapanuli Selatan

Janji Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk memberikan ratusan tenda kepada korban banjir bandang Batangtoru, Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatra Utara, akhirnya menemui titik terang. Janji tersebut disampaikan oleh Bahlil pada Selasa (2/12/2025) saat mengunjungi lokasi bencana di Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, Tapsel.

Pada saat itu, belum ada tenda-tenda yang disiapkan bagi warga yang mengungsi. Yang terlihat hanya tenda-tenda yang digunakan sebagai posko bantuan. Bahlil pun menyampaikan akan memberikan bantuan berupa 250 tenda kepada warga pengungsi yang terdampak bencana.

Setelah lebih sepekan berlalu, warga akhirnya menyuarakan tentang janji Bahlil. Keluhan warga Desa Garoga langsung ramai di media sosial, karena saat bersamaan Bahlil juga menjadi sorotan publik terkait laporannya ke Presiden Prabowo bahwa listrik di Aceh sudah pulih 97 persen.

Setelah dua isu tersebut viral di publik, Kementerian ESDM menyampaikan keterangan tentang bantuan yang diberikan. Disampaikan oleh Kementerian ESDM, bantuan ratusan tenda ke Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, Tapsel, mulai terealisasi.

Pada Sabtu (13/12), sebanyak 100 tenda telah tiba dan diserahkan kepada pemerintah daerah setempat untuk segera didistribusikan. Sementara 156 tenda lainnya masih dalam perjalanan dari Bandara Minangkabau menuju Batangtoru.

Keterlambatan pengiriman disebabkan antrean kargo udara serta medan distribusi yang sulit. “Untuk di Sumatra Utara, Kementerian ESDM mengirimkan bantuan berupa Genset sebanyak 10 unit, matras angin 77 buah, starlink 5 unit, jet cleaner 10 unit, gergaji mesin 9 unit, lampu emergency sebanyak 3 box, dan tenda sebanyak 256 set,” jelas Ketua Tim ESDM Siaga Bencana Rudy Sufahriadi di Jakarta, Sabtu (13/12/2025).

Menurut Rudy, secara operasional, pemulihan infrastruktur energi di Sumut hampir sepenuhnya rampung. Sebanyak 406 SPBU, 383 agen LPG, dan 46 SPBE telah kembali beroperasi, sementara pasokan listrik sudah menjangkau hampir seluruh pelanggan.

Sejalan dengan upaya pemulihan ekonomi masyarakat, pemerintah juga menindaklanjuti kebijakan penghapusan utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi debitur terdampak bencana di Aceh dan Sumatra Utara. Kebijakan ini disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto saat kunjungannya ke Aceh pada Minggu (7/12/2025), dengan sasaran utama petani, nelayan, dan pelaku usaha mikro yang terdampak langsung.

Sementara di Aceh, Menteri ESDM segera meminta Tim ESDM Siaga Bencana untuk mendirikan dan mengoperasikan posko dapur umum di Kabupaten Bireuen sejak Rabu (3/12/2025). Posko ini berperan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan ribuan pengungsi dan warga terdampak bencana.

Seiring pemenuhan kebutuhan dasar, pemulihan pasokan listrik di Aceh terus dipercepat. Progres pemulihan transmisi Brandan-Langsa telah mencapai sekitar 85 persen dan ditargetkan dapat tersambung kembali dengan sistem kelistrikan Sumatra Utara pada 17 Desember mendatang.

“Pemulihan listrik di Aceh ini menjadi perhatian utama Kementerian ESDM. Berbagai upaya dilakukan untuk mengembalikan pasokan listrik sebagaimana mestinya. Penyambungan transmisi dengan sistem Sumut sedang dilakukan, ditambah dengan pemasangan PLTD untuk mendukung pasokan listrik,” ujar Rudy.

Untuk memperkuat sistem kelistrikan Banda Aceh, ESDM juga memasang Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan total kapasitas 50 MW. Pada Sabtu (13/12/2025), tambahan mesin 5 MW di PLTD Leung Bata telah berhasil masuk ke sistem 20 kV Aceh, sementara 5 MW sisanya dijadwalkan beroperasi pada 14 Desember.

PLTD Krueng Raya berkapasitas 15 MW ditargetkan beroperasi pada 23 Desember. Adapun PLTD Ulee Kareng berkapasitas 25 MW masih dalam tahap pembebasan lahan dan pengiriman mesin, dengan target commissioning pada 30 Januari 2026.

Di sisi lain, pasokan BBM dan LPG tetap menjadi prioritas, khususnya untuk wilayah yang masih terisolasi. Distribusi dilakukan melalui strategi multimoda, memanfaatkan jalur darat, laut, dan udara.

Di Aceh, ketahanan stok BBM jenis bensin tercatat aman hingga 30 jam dan solar 33 jam. Sebanyak 141 dari 156 SPBU telah kembali beroperasi, sementara agen LPG yang aktif mencapai 118 dari 133 agen. Titik yang belum beroperasi umumnya berada di wilayah dengan banjir parah atau akses yang belum dapat dilalui.

“Meskipun ada kendala aspek safety untuk pengangkutan LPG via pesawat, kami tidak menyerah. Suplai LPG untuk wilayah utara Aceh kini kami topang menggunakan kapal dari Terminal LPG Arun serta pengiriman tabung lewat jalur darat pantai barat,” ujar Rudy.

Sementara itu di Sumatra Barat, janji bantuan juga telah ditunaikan. Satu unit genset dikirimkan ke Masjid Suhada di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, sehingga warga dapat kembali melaksanakan Salat Jumat pada Jumat (5/12/2025). Secara keseluruhan, sebanyak 35 genset disalurkan untuk warga Kecamatan Palembayan.

PLN juga terus mempercepat pemulihan jaringan listrik dengan memasang tiang listrik tegangan rendah hingga malam hari, demi mengembalikan pasokan listrik secara normal. Untuk sektor energi, seluruh 147 SPBU, 172 agen LPG dan 14 SPBE di Sumatra Barat telah berfungsi normal.


Penulis: Nida’an KhafiyyaEditor: Nida’an Khafiyya