Publica Portal Berita Online
Tak Terima Kalah, Saksi AnandaMu Tolak Hasil Rekapitulasi KPU Banjarmasin Tak Terima Kalah, Saksi AnandaMu Tolak Hasil Rekapitulasi KPU Banjarmasin
Publica.id, Banjarmasin – Lagi, tim pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda-Mushaffa Zakir (AnandaMu) menolak hasil rekapitulasi suara Pemilihan Wali Kota... Tak Terima Kalah, Saksi AnandaMu Tolak Hasil Rekapitulasi KPU Banjarmasin

Publica.id, Banjarmasin – Lagi, tim pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda-Mushaffa Zakir (AnandaMu) menolak hasil rekapitulasi suara Pemilihan Wali Kota (Pilwali) yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin, Minggu (2/5/2021) malam.

Jika sebelumnya pada Pilkada 9 Desember 2020 lalu AnandaMu juga menolak hasil penyelenggaraan Pilwali yang dianggap adanya keberpihakan sehingga berujung laporan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Kini, lagi-lagi tim AnandaMu menolak hasil rekapitulasi suara dengan alasan yang sama. Padahal sesuai amar putusan MK, Pilwali Banjarmasin sudah dilakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Hasil PSU sendiri, AnandaMu memperoleh suara terbanyak pada PSU di tiga kelurahan, Mantuil, Basirih Selatan dan Murung Raya. Namun, seakan menolak kalah pada Pilwali kali ini, tim kembali tak terima hasil rekapitulasi KPU.

Alasannya, mereka menilai dalam pelaksanaan PSU masih terjadi ketimpangan.

“Kami menduga masih adanya keberpihakan pada sang petahana. Terkait hasil ini, akan kami komunikasikan ke tim hukum paslon kami,” ucap saksi paslon nomor urut 04, Siti Aminah Finandia kepada awak media.

Aminah mengatakan, ada beberapa yang pihaknya temukan di lapangan berjalan tidak sesuai dengan persyaratan PSU.

“Hal ini yang membuat kami keberatan dengan hasil ini,” ucapnya.

Pihaknya mengklaim telah menemukan adanya kondisi penyelenggara PSU terindikasi berpihak kepada petahana.

“Kami lihat masih ada ketimpangan di beberapa TPS,” tandasnya.

Terpisah, saksi paslon 02, Kurniawan mengaku menerima hasil rekapitulasi tersebut. Menurutnya, hal itu sudah sesuai dengan apa yang diharapkan.

Ditanya keberatan saksi 04, Kurniawan tidak mau ambil pusing dengan hal itu, “itu hak mereka. Isi keberatan pun bukan terkait rekapitulasi, tapi proses Penyelenggaraan,” tutupnya.

Jika sebelumnya pada Pilkada 9 Desember 2020 perolehan suara antara empat paslon dan AnandaMu adalah pesaing ketat Ibnu Sina. Namun perolehan suara keduanya masih terlampau jauh.

AnandaMu sesuai putusan rapat pleno KPU pada Desember 2020 lalu meraih suara 74.154, sementara Ibnu Sina 90.980 terpaut 16.826 suara.

Baca juga berita lainnya:  http://publica.id/rekapitulasi-psu-dimulai-banjarmasin-punya-wali-kota-sebelum-lebaran/

Kini, rapat pleno tingkat kota menggabungkan suara di lima kecamatan dengan hasil setelah melaksanakan hasil amar putusan MK mengharuskan dilakukan PSU. Perolehan suara AnandaMu menjadi 81.262 dan pesaing terdekatnya Ibnu Sina memperoleh 89.378 suara, selisih 8.116 suara.

Baca juga berita lainnya:  http://publica.id/unggul-di-pilwali-banjarmasin-simak-ungkapan-petahana-ibnu-sina/

Sementara paslon lain, Haris Makkie-Ilham Nor meraih suara 34.875 dan Khairul Saleh-Habib M Ali Al Habsyi peroleh 29.926 suara. Dengan begitu paslon Ibnu Sina-Ariffin Noor unggul suara pada Pilwali Banjarmasin kali ini. (Dic)

Editor: Ahya Firmansyah

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *