Teknologi

Taktik Kotor Guardiola Ancam Perubahan Aturan Liga Inggris

Taktik Kontroversial Pep Guardiola dan Dampaknya terhadap Peraturan Liga Inggris

Pertandingan antara Manchester City melawan Leeds United dalam pekan ke-13 Liga Inggris 2025-2026 berjalan seru dan memicu perdebatan mengenai taktik yang digunakan oleh pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Hasil kemenangan 3-2 yang diraih oleh The Citizens di Etihad Stadium pada Sabtu (29/11/2025) tidak hanya menjadi sorotan karena skor akhirnya, tetapi juga karena strategi yang diterapkan oleh Guardiola.

Pertandingan dimulai dengan cepat ketika Phil Foden mencetak gol pertama bagi Manchester City dalam waktu satu menit. Pemain muda tersebut membuka skor dengan tembakan first-time yang langsung masuk ke gawang Leeds. Di menit ke-25, Josko Gvardiol memperlebar jarak skor dengan gol yang dicetak melalui sundulan setelah menerima umpan silang dari rekan-rekannya.

Leeds United tidak menyerah dan berhasil memangkas selisih angka melalui gol yang dicetak oleh Dominic Calvert-Lewin. Kemudian, pada menit ke-68, Lukas Nmecha menyamakan skor setelah menjalani tendangan penalti. Namun, situasi mulai berubah ketika Gianluigi Donnarumma, kiper Manchester City, meminta bantuan medis.

Pada saat kiper tersebut sedang mendapatkan perawatan, Pep Guardiola memanfaatkan kesempatan ini untuk mengumpulkan pemain di pinggir lapangan dan memberikan instruksi strategis. Tindakan ini berbuah hasil positif ketika Phil Foden mencetak gol kemenangan pada masa injury time.

Kritik dari Pelatih Leeds United

Tindakan Guardiola mendapat keluhan dari pelatih Leeds United, Daniel Farke. Menurutnya, taktik yang digunakan oleh Guardiola bisa memicu perilaku tidak adil dan memperlambat alur permainan. Farke menegaskan bahwa para pelatih bisa memanfaatkan situasi seperti ini untuk mengatur ulang tim saat kondisi kritis dalam pertandingan.

“Semua orang tahu mengapa dia terjatuh,” ujar Farke. Ia juga mempertanyakan apakah tindakan tersebut sesuai dengan semangat fair play dalam sepak bola.

Reaksi Federasi Sepak Bola Inggris (FA)

Federasi Sepak Bola Inggris (FA) segera merespons keluhan dari Farke. Mereka sedang mempertimbangkan perubahan aturan agar kejadian serupa tidak terulang. Salah satu usulan yang disampaikan adalah dengan mengeluarkan satu pemain non-kiper dari lapangan saat penjaga gawang menerima perawatan. Ide lainnya adalah melarang pemain mendekati pinggir lapangan ketika kiper sedang mendapat bantuan medis.

Performa Manchester City dan Persaingan di Liga Inggris

Meskipun ada kontroversi, Manchester City berhasil naik ke posisi kedua klasemen Liga Inggris berkat kemenangan atas Leeds United. Mereka mengoleksi 25 poin dalam 13 laga. Sementara itu, Arsenal masih memimpin klasemen dengan 30 angka.

Pertarungan antara dua kuda pacu terdepan dalam memperebutkan trofi Premier League sangat dinantikan. Bagaimana peraturan baru akan memengaruhi strategi pelatih dan jalannya pertandingan di masa depan tetap menjadi topik yang menarik untuk dipantau.

Penulis: Nida’an KhafiyyaEditor: Nida’an Khafiyya