Tidak Lama Lagi Jembatan Alalak Akan Berfungsi

Publica.id, Banjarmasin – Jembatan Alalak yang menghubungkan Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala tidak lama lagi dapat dilintasi masyarakat.

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina saat meninjau progres pembangunan Jembatan Alalak tersebut.

“Hari ini kita meninjau progres pembangunan Jembatan Alalak dan saya bersama Pak Syauqi dari Balai berharap ini sesuai dengan rencana akan selesai nanti tanggal 15 September 2021,” ujarnya, Jumat (13/8/2021).

Jembatan Alalak

Mengingat Jembatan Alalak tersebut merupakan jembatan lengkung, maka tingkat kesulitan dari jenis jembatan tersebut menjadi salah satu faktor terlambatnya proses finishing atau penyelesaian.

“Sempat tertunda memang, tetapi sengaja kami lihat situasi di lapangan memang progresnya sangat menggembirakan, apalagi ini menghubungkan Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala, Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap H Ibnu Sina.

Dengan berdirinya jembatan yang akan menjadi salah satu ikon destinasi wisata di Provinsi Kalimantan Selatan khususnya Kota Banjarmasin itu, diharapkan paska pembangunan jembatan tersebut juga dapat diperhatikan.

Baca jugaSiaga Lonjakan Covid-19, Walikota Ibnu Sina Tinjau Kesiapan RSUD Sultan Suriansyah

Seperti pemanfaatan ruang terbuka di lahan sisi jembatan yang dapat dimanfaatkan menjadi ruang publik, sehingga dapat menjadi daya tarik wisatawan dari dalam dan luar Kalimantan Selatan.

Setelah proses pembangunan jembatan tersebut selesai, orang nomor satu di kota berjuluk seribu sungai itu berharap, Pemko Banjarmasin dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, dalam menjaga keberlangsungan jembatan.

Baca jugaHoreee… Jalan Handil Bakti Mulai Diaspal, Makin Lebar Tak Ada Lagi Macet

“Kita bisa sama-sama mengelola kawasan ini supaya betul-betul jelas peruntukannya, dan masyarakat pun jangan sampai nanti memanfaatkan kawasan ini untuk sesuatu yang tidak semestinya. Kemudian kita rawat sama-sama agar konstruksi ini bisa bertahan, kalau dalam perencanaan sampai 100 tahun saya kira itu,” harapnya.(rel/afr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *