Teknologi

Tidak Perlu Saling Menyalahkan, Saleh Daulay Ajak Gotong Royong Hadapi Bencana Sumatera

Penanganan Bencana di Wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dinilai telah berjalan dengan baik. Pemerintah pusat dan daerah menunjukkan kecepatan dalam melakukan respons darurat, dengan melibatkan berbagai pihak seperti aparat, relawan, hingga masyarakat luas.

Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, menyatakan bahwa pemerintah telah menunjukkan keseriusan dalam menangani dampak bencana. Menurutnya, semua pihak yang terlibat dalam proses penanganan patut diapresiasi karena memberikan kontribusi nyata bagi para korban.

“Ini contoh yang sangat baik. Sebesar apa pun yang bisa disumbangkan, dipastikan itu sangat membantu. Kalaupun hanya sebatas doa, itu adalah manifestasi dari iman yang perlu selalu dijaga dan dipelihara,” ujar Saleh kepada wartawan.

Saleh menilai bahwa doa dan dukungan moral dari seluruh elemen masyarakat memiliki arti penting dalam membangkitkan semangat para korban untuk segera pulih. Ia menegaskan bahwa gotong royong dalam berbagai bentuk merupakan kekuatan bangsa dalam menghadapi situasi sulit.

Pentingnya Gotong Royong dan Evaluasi

Wakil Ketua Umum PAN ini mengajak semua pihak untuk turut melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap penanganan bencana. Jika ditemukan hal-hal yang dinilai menyimpang, ia meminta agar segera dilaporkan kepada pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Ia meyakini bahwa pemerintah akan bertindak cepat, tepat, dan akurat jika ada laporan yang disampaikan secara objektif dan bertanggung jawab. Menurutnya, mekanisme hukum dan pengawasan sudah berjalan sebagaimana mestinya.

“Tidak perlu saling menyalahkan. Justru, semua harus bergandengan tangan. Bekerja sama. Bergotong royong. Membantu mereka yang membutuhkan,” tegasnya.

Menurutnya, seluruh tantangan pasca-bencana ini dapat diatasi dengan kebersamaan. Ia menilai bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk saling mencari kesalahan, karena yang paling utama adalah memastikan keselamatan dan pemulihan kehidupan masyarakat terdampak.

Proses Hukum dan Pelaksanaan Rehabilitasi

Lebih lanjut, Saleh menegaskan bahwa aparat penegak hukum sejatinya sudah bergerak sesuai dengan arahan Presiden. Jika nantinya ditemukan pelanggaran, ia memastikan proses hukum akan berjalan sesuai aturan yang berlaku tanpa pandang bulu.

“Tentu tidak bisa seperti membalikkan tangan. Perlu waktu dan kesabaran. Yang jelas, perencanaan dan pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi sudah berjalan. Semakin banyak yang terlibat, semakin bagus dan semakin cepat pula hasil yang akan diperoleh,” tuturnya.

Saleh juga menyatakan komitmen PAN untuk terus berada di garis depan membantu masyarakat. Ia memastikan bahwa pihaknya turun langsung ke lapangan guna membantu masyarakat terdampak.

“Sebagai partai yang berada di pemerintahan, PAN selalu setia untuk ikut berkarya dan berbuat. Semua dilakukan agar persoalan masyarakat dapat diatasi dan semua kembali normal seperti biasa,” pungkasnya.

Penulis: Nida’an KhafiyyaEditor: Nida’an Khafiyya