Teknologi

Tiga Guru SMA Terkenal di Minut Ditangkap: Miras dan Ancaman ke Disabilitas

Penangkapan Tiga Guru dan Dua Warga Sipil Terkait Pengancaman terhadap Laki-laki Disabilitas

Tiga orang guru SMA ternama di Desa Kolongan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Provinsi Sulawesi Utara, ditangkap oleh Polsek Airmadidi. Mereka bersama dengan dua orang warga sipil yang sedang bersama mereka, diduga melakukan pengancaman terhadap seorang lelaki penyandang disabilitas bernama RM (20) yang merupakan warga jaga V Desa Kuwil, Kecamatan Kalawat, Minut.

Kejadian ini terjadi pada Kamis (6/11/2025). Saat itu, kelima pelaku ditemukan sedang mengadakan pesta minuman keras di dalam sebuah ruangan kelas SMA di Desa Kolongan. Dari pesta tersebut, korban RM (20) dipanggil dan kemudian diancam oleh para pelaku.

Menurut informasi dari Kasi Humas Polres Minut Ipda Iskandar Mokoagow, kejadian berawal saat polisi menerima laporan tentang adanya pengancaman yang dilakukan oleh kelompok tersebut. Wakapolsek Airmadidi Ipda Viska Wawo bersama personil SPKT langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) di SMA ternama di Desa Kolongan, tepatnya di jalan Walanda Maramis.

Saat tiba di TKP, polisi langsung menangkap kelima pelaku, yaitu tiga orang guru dan dua orang warga sipil. Mereka adalah:

  • LP (42)
  • JN (35)
  • KC (28)
  • RF (27)
  • MO (34)

Kini, kelima pelaku ditahan di Mapolsek Airmadidi guna mempertanggungjawabkan perbuatan mereka.

Informasi Tentang Kabupaten Minahasa Utara

Minahasa Utara adalah salah satu kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara. Ibu kotanya adalah Airmadidi, yang berjarak sekitar 28,2 km dari Manado, ibu kota provinsi. Estimasi perjalanan menggunakan kendaraan bermotor sekitar 38 menit.

Berdasarkan sensus penduduk tahun 2024, jumlah penduduk Kabupaten Minahasa Utara mencapai sekitar 229.230 jiwa. Pemerintah setempat sedang fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) dengan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 75,31 pada tahun 2024, yang dikategorikan sebagai tinggi.

Tingkat Pendidikan di Minahasa Utara

Pada akhir 2024, sekitar 8,65 persen penduduk telah menamatkan pendidikan tinggi (D1 ke atas). Data ini menunjukkan bahwa pendidikan di daerah ini terus berkembang. Berikut rincian tingkat pendidikan penduduk:

  • S3: 133 jiwa (0,058 persen)
  • S2: 1.261 jiwa (0,55 persen)
  • S1: 14,71 ribu jiwa (6,42 persen)
  • D3: 2.991 jiwa (1,3 persen)
  • D1 dan D2: 745 jiwa (0,32%)
  • SMA: 81,98 ribu jiwa (35,76%)
  • SMP: 35,36 ribu jiwa (15,43%)
  • Tamat SD: 35,88 ribu jiwa (15,65%)
  • Belum Tamat SD: 22,02 ribu jiwa (9,6%)
  • Tidak/Belum Sekolah: 34,16 ribu jiwa (14,9%)

Potensi Sumber Daya Alam di Minahasa Utara

Minahasa Utara kaya akan potensi sumber daya alam, baik di darat maupun laut. Beberapa komoditas unggulan meliputi:

  • Pertanian dan Perkebunan: Kelapa, cengkeh, pala, kakao, kopi, vanili, serta berbagai buah-buahan seperti duku, langsat, manggis, dan rambutan.
  • Pertambangan: Memiliki potensi kekayaan emas, terutama di kawasan Tatelu.
  • Kelautan dan Pariwisata: Wilayah ini memiliki potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang signifikan, serta objek wisata bahari dekat Taman Laut Bunaken dan area pesisir Likupang yang dikembangkan menjadi Destinasi Pariwisata Super Prioritas.

Wisata di Minahasa Utara

Minahasa Utara menawarkan berbagai destinasi wisata yang menarik, baik alam maupun budaya. Beberapa di antaranya adalah:

Wisata Alam dan Bahari

  • Pantai Pulisan: Pantai berpasir putih dengan air laut yang jernih dan pemandangan perbukitan hijau yang indah.
  • Pantai Paal: Menawarkan pasir putih bersih dan pemandangan laut yang memesona.
  • Desa Wisata Budo: Menyajikan panorama indah dan suasana yang menenangkan, terutama saat matahari terbenam.
  • Air Terjun Tunan Talawaan: Air terjun yang indah dan menyegarkan dengan akses yang relatif mudah.
  • Kolam Luis Pinori: Kolam renang dengan air yang sangat jernih, berasal dari mata air pegunungan.
  • Puncak Melby’Ls: Menyajikan pemandangan alam yang spektakuler, termasuk Danau Tondano, laut, serta Gunung Klabat dan Gunung Lokon.

Wisata Sejarah dan Budaya

  • Taman Purbakala Waruga: Tempat yang menyimpan waruga, yaitu kuburan kuno peninggalan zaman megalitikum suku Minahasa.
  • Bendungan Kuwil Kawangkoan: Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, area bendungan ini juga menampilkan berbagai kisah budaya Minahasa Utara.

Wisata Religi

  • Kawasan Tujuh Kaki Dian Minahasa Utara: Objek wisata religi yang terletak di kaki Gunung Klabat, menawarkan pemandangan indah dari atas gunung.

Wisata Kuliner

  • KNT Restaurant (Kuman Nan Timu): Menyajikan berbagai hidangan khas Minahasa, termasuk ikan bakar.
  • Rumah Makan Pondok Kelapa: Cocok untuk menikmati hidangan khas Minahasa dengan suasana alami, dikelilingi kolam ikan. Mereka terkenal dengan hidangan ikan dan ayam bakar rica.










Penulis: Nida’an KhafiyyaEditor: Nida’an Khafiyya