Teknologi

Tuminem Tenang Meski Atap Dapur Ambrol, Sudah Biasa Tinggal di Rumah Tetangga

Pengalaman Pilu Lansia Tuminem Akibat Atap Rumah Roboh

Mbah Tuminem, seorang lansia yang tinggal di Desa Bumiagung Kecamatan Rowokele, mengalami pengalaman menyedihkan akibat atap dapurnya roboh. Kejadian tersebut terjadi karena kondisi rumahnya yang sudah lapuk dan tidak pernah diperbaiki dalam waktu lama. Meskipun kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun membuat Mbah Tuminem harus sementara menumpang di rumah tetangga.

Tuminem mengungkapkan bahwa alasan utama ia tidak merenovasi rumahnya adalah karena tidak memiliki biaya. Ia mengaku kesulitan untuk memperbaiki bagian-bagian penting seperti atap atau dinding yang rusak. Hal ini membuatnya hidup dalam kondisi yang jauh dari kata layak.

Bantuan Sosial Dari Polres Kebumen

Polres Kebumen memberikan bantuan sosial kepada warga yang terkena musibah, termasuk Mbah Tuminem. Wakapolres Kebumen, Kompol Faris Budiman, menjelaskan bahwa bantuan ini disalurkan dalam bentuk paket sembako dan juga dilakukan kerja bakti di lokasi kejadian. Tujuan dari bantuan ini adalah untuk sedikit meringankan beban keluarga korban.

Menurut informasi dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), runtuhnya atap disebabkan oleh kondisi kayu penyangga yang sudah lapuk. Dari hasil evaluasi, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 20 juta. Saat ini, Mbah Tuminem masih tinggal di rumah tetangga yang berada di seberang rumahnya.

Waktu Ideal Untuk Merenovasi Rumah

Merupakan hal penting untuk merenovasi rumah secara berkala agar tetap aman dan nyaman. Waktu ideal untuk renovasi bergantung pada skala dan tingkat kerusakan. Untuk renovasi ringan seperti pengecatan ulang, perbaikan atap bocor, atau penggantian lantai, biasanya memerlukan waktu sekitar 1 hingga 3 minggu.

Namun, jika renovasi bersifat menengah hingga besar, misalnya menambah ruangan, mengganti struktur bangunan, atau memperbarui seluruh interior, prosesnya bisa memakan waktu 2 hingga 6 bulan. Hal ini tergantung dari luas bangunan, ketersediaan material, dan tenaga kerja.

Langkah-Langkah Renovasi Rumah Dengan Dana Terbatas

Bagi yang memiliki keterbatasan dana, sebaiknya renovasi dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan bagian rumah yang paling penting untuk diperbaiki terlebih dahulu. Salah satu bagian yang harus diperbaiki lebih dulu seperti atap, kamar mandi, atau dinding yang rusak.

Dalam mengatur uang, penting untuk menyisihkan sebagian penghasilan khusus untuk tabungan renovasi dan membuat daftar kebutuhan yang jelas agar tidak boros. Gunakan sistem “anggaran harian dan mingguan” untuk mengontrol pengeluaran, serta hindari mengambil utang jika belum ada kemampuan membayar.

Strategi Cermat Untuk Merenovasi Rumah

Langkah pertama yang penting bagi orang yang ingin merenovasi rumah tetapi belum memiliki dana besar adalah membuat perencanaan secara matang dan realistis. Tentukan bagian rumah yang benar-benar perlu diperbaiki lebih dulu, seperti atap bocor, dinding retak, atau lantai rusak, agar renovasi bisa dilakukan bertahap sesuai kemampuan keuangan.

Gunakan bahan bangunan yang berkualitas baik namun terjangkau, misalnya mengganti kayu mahal dengan baja ringan atau keramik biasa yang awet. Selain itu, hindari terburu-buru melakukan renovasi besar sekaligus, karena justru bisa membuat biaya membengkak.

Mulailah dengan menabung secara rutin dan siapkan dana darurat agar proyek tidak berhenti di tengah jalan. Jika memungkinkan, lakukan sebagian pekerjaan kecil sendiri seperti pengecatan atau pembersihan untuk menghemat biaya tukang. Manfaatkan juga promo toko bangunan atau material bekas layak pakai dari proyek lain.

Terakhir, buat anggaran tertulis yang disiplin diikuti, agar setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar terarah. Dengan strategi cermat dan kesabaran, renovasi rumah tetap bisa terwujud meski dengan dana terbatas.

Penulis: Nida’an KhafiyyaEditor: Nida’an Khafiyya