Pool 6 Belgrade pada pekan kedua Volleyball Nations League (VNL) 2025 Putra bakal menjadi panggung seru bagi enam tim nasional voli papan atas yang tengah mencari momentum kebangkitan. Argentina, Jerman, Iran, Kuba, Belanda, dan tuan rumah Serbia sama-sama berambisi memperbaiki posisi setelah hasil kurang memuaskan di pekan pertama. Atmosfer persaingan pun bakal terasa panas di Belgrade Arena, dengan masing-masing tim membidik empat laga krusial demi mengamankan tiket ke babak final.
Jadwal Padat Pada Pekan Pertama
Pada pekan pembuka, keenam tim ini hanya mampu mengumpulkan tujuh kemenangan dari total 24 laga. Dengan jadwal padat mulai Rabu hingga Ahad, setiap tim punya kesempatan untuk memperbaiki klasemen dan menjaga asa lolos ke fase puncak VNL 2025.
Argentina tampil cukup impresif di Quebec, mencatatkan dua kemenangan melawan Kanada dan sang juara Olimpiade Prancis. Saat ini, tim Tango bercokol di posisi 12 dengan lima poin. Kapten Agustin Loser menyebut, “Pekan pertama jadi pijakan bagus, pemain muda kami tampil penuh semangat. Kami yakin bisa lebih baik di Serbia.”
Jerman menjalani laga dramatis di Quebec dengan tiga kekalahan lima set, sebelum akhirnya menang atas Prancis. Kini mereka berada di peringkat 13 dengan enam poin dan bakal diperkuat dua pemain inti, setter Johannes Tille dan outside hitter Tobias Brand, yang sebelumnya absen. Setter Jan Zimmermann optimistis, “Kemenangan ini bukan cuma soal poin, tapi juga mental juara tim.”
Iran mengawali VNL 2025 di Rio de Janeiro dengan tiga kekalahan, dua di antaranya lewat tie-break. Namun, kemenangan lima set atas Ukraina menutup pekan pertama dan mereka duduk di posisi 14 dengan empat poin. Opposite Bardia Saadat menegaskan, “Kami masih membangun konsistensi bersama pelatih baru. Setiap laga adalah proses belajar.”
Kuba sempat membuat kejutan dengan mengalahkan Brasil di kandangnya, tapi belum mampu melanjutkan tren positif itu. Saat ini Kuba berada di posisi 15 dengan raihan tiga poin. Middle blocker David Fiel menyebut, “Kami memang punya gaya yang cocok lawan Brasil, tapi minggu ini kami harus lebih stabil.”
Belanda membawa pulang tiga poin dari Xi’an berkat kemenangan atas Türkiye dan kini menempati peringkat 17. Setter Wessel Keemink mengatakan, “Kami fokus ke tiap laga, belajar dan berkompetisi untuk perkembangan tim.”
Serbia, yang bertindak sebagai tuan rumah, ingin bangkit setelah hanya menang sekali di pekan pertama dan menelan tiga kekalahan beruntun tanpa mencuri satu set pun. Serbia kini menghuni dasar klasemen dengan tiga poin. “Main di depan publik sendiri itu impian. Kami ingin membalas dukungan mereka,” ujar opposite Drazen Luburic.
Jadwal Lengkap VNL 2025 Putra Pool 6 Belgrade
Rabu, 25 Juni 2025
- 18:00 WIB – Jerman vs Kuba
- 21:30 WIB – Belanda vs Argentina
Kamis, 26 Juni 2025
- 01:00 WIB – Serbia vs Iran
- 21:30 WIB – Belanda vs Jerman
Jumat, 27 Juni 2025
- 01:00 WIB – Serbia vs Kuba
- 21:30 WIB – Argentina vs Iran
Sabtu, 28 Juni 2025
- 01:00 WIB – Belanda vs Kuba
- 21:30 WIB – Jerman vs Iran
Ahad, 29 Juni 2025
- 01:00 WIB – Serbia vs Argentina
- 18:00 WIB – Iran vs Belanda
- 21:30 WIB – Kuba vs Argentina
Senin, 30 Juni 2025
- 01:00 WIB – Jerman vs Serbia
Musim ini, VNL 2025 mengadopsi sistem baru: 18 negara terbagi dalam tiga pool tiap pekan, dengan setiap tim memainkan empat laga di fase preliminary. Hanya tujuh tim teratas plus tuan rumah Tiongkok yang akan lolos ke final di Ningbo, 30 Juli – 3 Agustus 2025. Artinya, setiap kemenangan sangat berarti dalam perebutan tiket ke babak puncak.
Pool 6 Belgrade siap menyajikan pertarungan seru. Bukan sekadar slogan, misi kebangkitan di VNL 2025 Putra Pool 6 Belgrade adalah cermin ambisi dan tekad para pemain di setiap set, blok, dan servis yang mereka lakukan.
