Teknologi

Wali Kota Ratu Dewa Naik Bus, Ajak ASN Gunakan Transportasi Umum Setiap Awal Bulan

Wali Kota Palembang Kembali ke Angkutan Umum, Jadi Teladan Masyarakat

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menepati janjinya dengan memilih menggunakan Teman Bus (Bus Rapid Transit) untuk menuju lokasi kegiatan pertamanya pada Selasa, 5 November 2025. Aksi ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap Gerakan Nasional Kembali ke Angkutan Umum (GNKAU).

Pemilihan transportasi umum ini merupakan implementasi dari Surat Edaran Wali Kota yang mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menggunakan angkutan umum setiap Selasa di pekan pertama setiap awal bulan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurangi kemacetan dan polusi udara di kota yang sedang berkembang pesat ini.

Perjalanan Wali Kota Ratu Dewa dimulai dari kawasan Tanjung Pisang menuju The Zuri. Di dalam bus, ia tampak santai dan berinteraksi akrab dengan penumpang lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa ia tidak hanya menjalankan aturan, tetapi juga ingin memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

Kebijakan wajib naik transportasi umum memiliki tujuan ganda. Pertama, untuk mengurangi kemacetan lalu lintas yang sering terjadi di kota Palembang. Kedua, untuk menekan tingkat polusi udara yang semakin meningkat akibat penggunaan kendaraan pribadi yang terlalu banyak.

Selain itu, kebijakan ini juga bertujuan untuk menjadikan ASN sebagai teladan bagi masyarakat. Dengan tampil sebagai contoh yang baik, ASN dapat membantu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menggunakan angkutan umum.

“Ini bukan hanya soal aturan, tetapi tentang perubahan perilaku menuju kota yang lebih tertib, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Ratu Dewa di sela perjalanannya. Ia menekankan bahwa perubahan ini harus dimulai dari diri sendiri, termasuk para pegawai pemerintah.

Wali Kota juga memanfaatkan kesempatan ini untuk berinteraksi langsung dengan penumpang. Ia menanyakan kenyamanan dan kualitas layanan Teman Bus, serta mengevaluasi apakah layanan tersebut sudah memenuhi standar yang diperlukan.

“Kita ingin masyarakat melihat bahwa angkutan umum seperti LRT, Teman Bus, dan Feeder Bus kita sudah nyaman dan layak digunakan sehari-hari. ASN harus menjadi pelopor,” tegasnya.

Aksi Wali Kota Ratu Dewa ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat Palembang untuk beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan umum. Dengan adanya kebijakan yang diterapkan, diharapkan akan tercipta lingkungan kota yang lebih bersih, lebih rapi, dan lebih ramah lingkungan.

Tujuan dan Manfaat Kebijakan Transportasi Umum

  • Kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas di kota.
  • Mengurangi polusi udara akibat emisi kendaraan pribadi.
  • Menjadikan ASN sebagai contoh yang baik bagi masyarakat.
  • Meningkatkan minat masyarakat untuk menggunakan angkutan umum.
  • Membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya transportasi umum dalam kehidupan sehari-hari.

Penulis: Nida’an KhafiyyaEditor: Nida’an Khafiyya