Publica Portal Berita Online
Warga Belitung Darat Mengadu ke Polisi, Sering Dibangunkan Sahur Pakai Lagu Remix Warga Belitung Darat Mengadu ke Polisi, Sering Dibangunkan Sahur Pakai Lagu Remix
Publica.id, Banjarmasin – Bhabinkamtibmas Kelurahan Belitung Selatan Polsek Banjarmasin Barat mendapatkan laporan warga, selama bulan Ramadan berjalan, warga dibangunkan sahur menggunakan lagu Remix dengan... Warga Belitung Darat Mengadu ke Polisi, Sering Dibangunkan Sahur Pakai Lagu Remix

Publica.id, Banjarmasin – Bhabinkamtibmas Kelurahan Belitung Selatan Polsek Banjarmasin Barat mendapatkan laporan warga, selama bulan Ramadan berjalan, warga dibangunkan sahur menggunakan lagu Remix dengan volume keras oleh anak-anak muda sekitar.

Menindak lanjuti laporan warga Jalan Belitung Darat Gang Keluarga Rt 08 Kelurahan Belitung Selatan tentang adanya kegiatan anak-anak muda yang membunyikan musik remix dengan suara keras.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Belitung Selatan Polsek Banjarmasin Barat Aipda Nani Sugita bersama Babinsa Serda Yansen Marina mendatangi dan melakukan koordinasi dengan ketua RT setempat.

“Sesuai laporan yang diterima, kami langsung datangi tempat itu. Dimana disinyalir digunakan anak-anak muda untuk membunyikan musik remix yang dengan alasan bagarakan sahur,” terang Aipda Nani Sugita di Banjarmasin. Jumat (30/04/2021).

Ia juga menjelaskan bahwa hasil dari koordinasi. Ke depan bersama Babinsa dan Ketua RT menjamin hal itu tidak akan terulang lagi.

Anak-anak muda tersebut beralasan hal ini merupakan kegiatan untuk bagarakan sahur di lingkungan mereka.

Apabila dikemudian hari terulang kembali, Ketua RT setempat siap menegur warganya dan terlebih dahulu berkoordinasi dengan personel Bhabinkamtibas maupun Babinsa Kelurahan Belitung Selatan.

“Kami tidak memperkenankan lagi bagarakan sahur dengan menggunakan musik remix, itu jelas menggangu warga yang lain,” ucap Bhabinkamtibmas Kelurahan Belitung Selatan itu.

Ia juga menuturkan bahwa untuk bagarakan sahur dengan menggunakan alat pengeras suara di mushola tetap diperbolehkan.

“Bagarakan sahur sah-sah saja, namun harus tetap menjaga adab dan etika. Jangan sampai mengganggu kenyamanan orang lain untuk beribadah maupun sedang beristirahat,” jelas Aipda Nani Sugita. (Dic)

Editor:  Ahya Firmansyah

No comments so far.

Be first to leave comment below.

Your email address will not be published. Required fields are marked *