Publica.id — Manajer Arsenal, Mikel Arteta, meyakini bahwa Liga Inggris akan merasakan kehilangan besar dengan kepergian Pep Guardiola. Arteta menganggap Guardiola sebagai sosok yang telah membawa perubahan taktik signifikan di kompetisi sepak bola kasta tertinggi Inggris tersebut.
Pernyataan ini dilontarkan Arteta menjelang laga Community Shield 2026 yang akan mempertemukan Arsenal melawan Manchester City di Stadion Millenium, Cardiff, pada Minggu (16/8) malam WIB. Arsenal tampil sebagai juara Premier League musim lalu, sementara Manchester City meraih trofi Piala FA.
Musim sebelumnya, kedua tim menunjukkan persaingan yang sangat ketat dalam perebutan gelar juara Liga Inggris hingga pekan-pekan terakhir. Arsenal berhasil mengakhiri musim di puncak klasemen dengan 85 poin, unggul tujuh poin dari Manchester City yang berada di posisi kedua. Meskipun kalah dalam perburuan gelar liga, Manchester City berhasil meraih gelar Carabao Cup setelah mengalahkan Arsenal 2-0 di partai final.
Namun, dinamika persaingan antara Arsenal dan Manchester City di musim mendatang diprediksi akan berbeda. Hal ini disebabkan oleh keputusan Pep Guardiola yang tidak lagi menukangi Manchester City. Guardiola mengakhiri sepuluh tahun pengabdiannya bersama klub tersebut, di mana ia berhasil mempersembahkan 20 trofi. Posisi pelatih kepala kini diisi oleh Enzo Maresca.
Mikel Arteta, yang pernah menjabat sebagai asisten Guardiola di Manchester City pada periode 2016-2019, sangat menghargai kontribusi dan pengaruh gurunya tersebut. Ia mengaku sangat bersyukur atas ilmu yang didapat dan kesempatan untuk bersaing langsung dengan Guardiola.
“Saya rasa kehadirannya akan dirindukan di Premier League-meskipun saya tidak yakin apakah kami sebagai sesama pelatih akan terlalu merindukannya! Sangat sulit untuk menghadapi tim asuhannya dan bersaing dengan cara yang ia terapkan,” ujar Arteta, mengutip dari situs resmi Arsenal.
Lebih lanjut, Arteta menambahkan, “Yang utama, saya sangat bersyukur atas waktu yang saya habiskan bersamanya-pengalaman yang luar biasa-dan karena menurut saya, ia telah mendorong semua pelatih dan tim untuk bekerja dengan cara yang berbeda serta membuat kami semua menjadi lebih baik. Sungguh menyenangkan bisa mengenalnya.”
Ikuti Publica.id
