— Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menyatakan keterkejutannya melihat banderol pemain yang terus meroket di bursa transfer saat ini. Namun, ia menyadari bahwa fenomena ini merupakan dinamika pasar yang terbentuk secara alami.

Liga Primer Inggris kembali menunjukkan statusnya sebagai liga terboros dalam urusan transfer pemain. Kurang dari tiga pekan sebelum jendela transfer musim panas ditutup, klub-klub Inggris masih menunjukkan aktivitas yang agresif.

Sejak bursa transfer dibuka bulan lalu, sudah tercatat dua pemain yang dibanderol dengan harga tiga digit. Manchester City misalnya, telah mengeluarkan 116 juta paun untuk mendatangkan Elliot Anderson, yang kemudian dipecahkan oleh transfer Morgan Rogers senilai 117 juta paun dari Aston Villa.

Angka tersebut belum termasuk potensi kepindahan Sandro Tonali ke Tottenham Hotspur yang diperkirakan mendekati 100 juta euro. Liverpool, yang musim lalu juga mendatangkan dua pemain berharga tiga digit, tampaknya akan kembali mengulangi pola yang sama musim ini.

Bradley Barcola, yang saat ini tengah didekati, diperkirakan membutuhkan dana setidaknya 120 juta paun untuk bisa dilepaskan dari Paris Saint-Germain. Arsenal sendiri, sebagai juara bertahan Premier League, baru saja merekrut empat pemain, dengan Bruno Guimaraes menjadi pembelian termahal senilai 75 juta paun.

Klub asal London Utara ini juga masih terus dikaitkan dengan beberapa penyerang top dunia seperti Victor Osimhen dan Julian Alvarez, yang tentunya memiliki banderol harga yang fantastis.

Menanggapi lonjakan harga pemain yang dinilai tidak masuk akal, Arteta mengaku terkejut. Meski demikian, ia menilai hal ini cukup wajar mengingat semua pergerakan mengikuti mekanisme pasar.

“Ya, harga pemain sekarang memang mengejutkan saya. Jujur saya sih tidak mau membeli semahal itu. Tapi seperti itulah pasar,” ujar Arteta seperti dikutip Daily Mail.

Ia menambahkan, “Ada beberapa klub yang senang mengeluarkan uang banyak atau yakin pemain tersebut pantas dihargai setinggi itu.”

“Itu wajar kok. Pada akhirnya valuasi pemain adalah harga yang Anda sanggup bayar dan mereka sudah melakukannya.”