— Penyerang veteran asal Italia, Ciro Immobile, resmi mengumumkan pensiun dari dunia sepak bola profesional. Keputusan ini diambil lebih cepat dari perkiraan karena cedera yang dialaminya.

Paris FC menjadi klub terakhir yang diperkuat oleh Immobile. Meskipun kontraknya di klub Prancis tersebut masih berlaku hingga Juni 2027, cedera yang dialami memaksanya untuk mengakhiri karier lebih awal. Selama membela Paris FC sejak Februari lalu, Immobile mencatatkan dua gol dan dua assist dalam 13 pertandingan.

Pengumuman pensiun disampaikan Immobile dengan penuh haru di hadapan rekan-rekan setimnya pada Jumat (14/8/2026). Air mata tak terbendung saat ia menyampaikan keputusannya untuk gantung sepatu.

Sepanjang karier profesionalnya yang panjang, Immobile telah memperkuat 13 klub berbeda. Beberapa di antaranya adalah klub ternama seperti Juventus, Torino, Borussia Dortmund, Sevilla, Lazio, Besiktas, dan Bologna. Total, ia berhasil mencetak 350 gol dari 656 penampilan di berbagai kompetisi.

Periode paling gemilang dalam karier Immobile tercipta saat ia membela Lazio. Dari tahun 2016 hingga 2024, ia menjadi tulang punggung lini serang klub tersebut, mencetak 207 gol dan 55 assist dalam 340 penampilan. Berkat kontribusinya, Lazio berhasil meraih satu gelar Coppa Italia dan dua Piala Super Italia.

Ketajaman Immobile di depan gawang membuatnya meraih predikat top skor Serie A sebanyak empat kali. Ia memenangkannya sekali bersama Torino pada tahun 2014, dan tiga kali bersama Lazio pada musim 2018, 2020, dan 2022. Selain itu, ia juga pernah menjadi top skor Liga Europa pada 2018, meraih Sepatu Emas Eropa pada 2020, serta dinobatkan sebagai penyerang terbaik Serie A pada 2020 dan 2022.

Di kancah internasional bersama timnas Italia, Immobile mencatatkan 17 gol dalam 57 laga yang dijalaninya antara tahun 2014 hingga 2023. Prestasi tertingginya bersama Gli Azzurri adalah menjuarai Piala Eropa 2020 yang diselenggarakan pada tahun 2021 akibat pandemi COVID-19. Dalam turnamen tersebut, ia turut menyumbangkan dua gol saat melawan Turki dan Swiss di fase grup.

Meskipun memiliki karier yang gemilang, ada satu trofi besar yang belum pernah ia raih, yaitu gelar juara Liga Italia. Selain itu, ia juga tidak berhasil membawa Italia lolos ke Piala Dunia 2018 dan 2022, meskipun sempat berpartisipasi di edisi 2014.