Persib Bandung kembali membuat gebrakan di bursa transfer musim ini dengan mendatangkan pemain bintang untuk memperkuat lini tengah. Setelah resmi menghadirkan Thom Haye, gelandang yang dikenal sebagai otak permainan Timnas Indonesia, kini Maung Bandung dikabarkan mengincar pemain sayap kanan berbakat, Eliano Reijnders.
Thom Haye, yang dijuluki ‘Profesor’ karena visi dan kecerdasannya di lapangan, mendapatkan kontrak dua musim dengan bayaran sekitar Rp 750 juta per bulan. Pemain berusia 30 tahun ini akan menjalani karier baru di Indonesia Super League setelah sebelumnya mengukir prestasi di Liga Belanda Eredivisie dengan total 236 penampilan untuk lima klub berbeda.
Persiapan Persib Sambut Kompetisi Domestik dan Asia
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan bahwa Thom Haye sudah bergabung dalam persiapan tim menghadapi lanjutan kompetisi Super League serta ajang AFC Champions League 2. Menurutnya, kehadiran sang gelandang diharapkan membawa energi positif sekaligus simbol ambisi Persib untuk tampil kompetitif di level domestik dan Asia.
“Kami percaya bahwa perjalanan Thom Haye bersama Maung Bandung akan membuka babak baru dalam kariernya dan menambah semangat positif bagi tim serta Bobotoh di seluruh dunia,” ujar Adhitia.
Eliano Reijnders Jadi Target Berikutnya
Selain Haye, Persib juga membidik Eliano Reijnders, pemain sayap kanan yang berasal dari kalangan diaspora. Eliano tengah menjadi incaran dua klub Indonesia, Persib dan Bali United. Jika memilih Persib, Eliano akan menjadi pemain termahal kedua di klub setelah Thom Haye.
Berdasarkan situs Transfermarkt, nilai pasar Eliano mencapai sekitar Rp 10,43 miliar per Mei 2025. Kehadirannya diharapkan menambah daya gedor Persib dan meningkatkan kualitas kompetisi Liga Indonesia di kancah internasional.
Langkah Persib mendatangkan pemain berlabel diaspora dengan pengalaman di Eropa dan Timnas Indonesia ini menuai banyak harapan. Apakah tambahan amunisi ini mampu mengangkat performa klub dan liga Indonesia di level Asia? Atau justru strategi ini hanya menjadi alat pemasaran semata? Waktu yang akan membuktikan dampak nyata dari kebijakan transfer ini bagi perjalanan Persib dan sepak bola tanah air.